-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    68 Kepala Desa Sidrap Ikut Latihan Militer! Ini Fakta Latsarmil Komcad ASN 2026

    Satry Polang
    Selasa, 31 Maret 2026, Maret 31, 2026 WIB Last Updated 2026-03-31T14:34:18Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

     


    68 Kepala Desa Sidrap Ikut Latihan Militer! Ini Fakta Latsarmil Komcad ASN 2026


    NARASIRAKYAT --- Komitmen memperkuat ketahanan nasional dari daerah kembali ditegaskan melalui partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menghadiri pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 yang digelar di Rindam XIV/Hasanuddin, Senin (30/3/2026).


    Kegiatan strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kesiapsiagaan nasional berbasis sumber daya manusia, khususnya dari kalangan ASN dan aparatur desa.


     Momentum Penguatan Bela Negara ASN

    Pembukaan Latsarmil Komcad ASN 2026 secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.


    Turut hadir perwakilan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, jajaran Forkopimda Sulsel, serta kepala daerah dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.


    Sebanyak 500 peserta mengikuti gelombang pertama pelatihan ini, terdiri dari ASN Pemerintah Provinsi Sulsel dan perwakilan kabupaten/kota—menjadikannya salah satu pelatihan Komcad terbesar di kawasan timur Indonesia.


    Peran Strategis Sidrap: 68 Kepala Desa Ikut Terlibat

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nurkanaah didampingi oleh Kepala Dinas PMD PPA Sidrap, Andi Surya Praja Hadiningrat.


    Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak sekadar bersifat militeristik, tetapi lebih jauh bertujuan membentuk karakter ASN yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi.


    “Melalui pelatihan ini, diharapkan karakter ASN semakin kuat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menyiapkan personel komponen cadangan yang siap dipanggil negara dalam kondisi darurat,” ujar Nurkanaah.

     

    Sementara itu, Andi Surya mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan kepala desa sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan hingga ke tingkat paling bawah.


    Sebanyak 68 kepala desa dari Sidrap turut hadir dan berpartisipasi, menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung program strategis nasional.


     Latsarmil Komcad: Investasi SDM untuk Ketahanan Negara

    Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Komcad) merupakan program yang dirancang untuk memperkuat sistem pertahanan negara berbasis rakyat. ASN sebagai bagian dari elemen strategis pemerintahan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional.


    Pelatihan ini mencakup:

    • Pembinaan kedisiplinan dan mental

    • Penguatan wawasan kebangsaan

    • Simulasi kesiapsiagaan dalam kondisi darurat

    • Penanaman nilai bela negara


    Dengan pendekatan ini, ASN tidak hanya menjadi pelayan publik, tetapi juga bagian dari sistem pertahanan non-militer yang siap digerakkan kapan saja.


    5 Fakta Menarik Latsarmil Komcad ASN 2026

    1. 500 ASN Ikut Gelombang Pertama dari seluruh Sulawesi Selatan

    2. 68 Kepala Desa Sidrap Terlibat Langsung dalam kegiatan

    3. Digelar di Rindam XIV/Hasanuddin, pusat pelatihan militer strategis di Sulsel

    4. Fokus pada Penguatan Karakter ASN, bukan sekadar latihan fisik

    5. Bagian dari Sistem Pertahanan Nasional, ASN dipersiapkan sebagai Komcad


    Partisipasi aktif Sidrap dalam Latsarmil Komcad ASN 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter dan kesiapsiagaan bangsa.


    Dari ruang kantor hingga medan latihan, ASN kini dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas negara. Semangat ini mencerminkan bahwa bela negara bukan hanya tugas militer, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

    Komentar

    Tampilkan