![]() |
Autopsi Almarhum Muh. Taufik Siap Digelar! ‘Koboy dari Timur’ Bongkar Kesiapan Di Lokasi |
NARASIRAKYAT.ID — Melalui unggahan resmi di media sosialnya, anggota DPRD Sidenreng Rappang, Andi Tenri Sangka yang dikenal dengan julukan “Koboy dari Timur”, menyampaikan bahwa proses autopsi terhadap almarhum Muh. Taufik dijadwalkan berlangsung pada 29 hingga 30 Maret 2026.
Dalam keterangannya, ia memastikan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan secara matang, termasuk pemasangan tenda autopsi serta kesiapan berbagai kebutuhan pendukung di lokasi.
Persiapan Matang, Harapan Akan Proses Transparan
Proses autopsi ini menjadi perhatian publik karena diharapkan mampu memberikan kejelasan atas penyebab kematian almarhum. Dalam unggahannya, Andi Tenri Sangka menegaskan bahwa:
“Tenda telah terpasang dengan rapi dan segala kebutuhan untuk proses autopsi telah dipersiapkan dengan baik.”
Pernyataan tersebut memperlihatkan kesiapan penuh dari berbagai pihak yang terlibat, baik dari unsur pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat setempat.
Kolaborasi Kuat Lintas Elemen
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah bekerja maksimal, di antaranya:
Pemerintah Bilariase
Kapolsek Pitu Riase beserta jajaran
Tokoh masyarakat setempat
Kolaborasi ini dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian bersama dalam memastikan proses autopsi berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur.
Peran Tim Inafis Polda Sulsel
Autopsi akan dilakukan oleh tim Inafis Polda Sulsel, yang memiliki kompetensi dalam identifikasi forensik dan investigasi ilmiah.
Kehadiran tim ini menjadi jaminan bahwa proses autopsi dilakukan secara profesional, objektif, dan berbasis metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
5 Fakta Menarik Terkait Autopsi Muh. Taufik
Jadwal Resmi Ditentukan
Autopsi akan dilaksanakan selama dua hari, 29–30 Maret 2026.Persiapan Teknis Sudah Rampung
Tenda dan fasilitas pendukung telah dipasang dan siap digunakan.Melibatkan Tim Forensik Profesional
Penanganan dilakukan oleh tim Inafis Polda Sulsel.Kolaborasi Multi Pihak
Pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat turut berperan aktif.Harapan Besar Keluarga dan Publik
Hasil autopsi diharapkan memberikan kejelasan dan kepastian.
Harapan untuk Keluarga dan Masyarakat
Dalam pernyataannya, Andi Tenri Sangka juga menyampaikan harapan agar seluruh proses berjalan lancar dan keluarga almarhum diberikan ketabahan.
Ia menegaskan pentingnya menerima hasil autopsi dengan lapang dada, sebagai bagian dari upaya mencari kebenaran secara objektif.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keadilan dan kebenaran membutuhkan proses yang tidak singkat, tetapi harus dijalani dengan kesabaran dan kepercayaan terhadap prosedur yang berlaku.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan setiap proses penegakan kebenaran dapat berjalan secara transparan dan bermartabat.
“Semoga setiap langkah yang ditempuh hari ini menjadi jalan terang bagi keadilan dan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan.”


















