![]() |
MoU UNISAN Sidrap Bersama LPK Pusjilal Dorong Ekonomi Halal Sidrap |
NARASIRAKYAT — Komitmen dalam memperkuat pengembangan ekonomi halal dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali diperlihatkan oleh Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (UNISAN Sidrap). Kampus yang dikenal aktif membangun kolaborasi strategis ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pusjilal, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Kampus UNISAN Sidrap.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh pimpinan dan jajaran kedua lembaga, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga pelatihan profesional. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan program-program inovatif yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya di sektor bisnis halal dan pemberdayaan UMKM.
Kerja sama ini tidak hanya menjadi simbol kolaborasi kelembagaan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan perkembangan ekonomi halal yang terus meningkat di Indonesia.
Dalam era ekonomi modern, sektor halal menjadi salah satu sektor yang berkembang pesat secara global. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan industri halal.
Melalui MoU ini, UNISAN Sidrap dan LPK Pusjilal akan menghadirkan berbagai program kolaboratif, di antaranya:
Pelatihan kewirausahaan berbasis bisnis halal
Pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM
Program edukasi dan literasi ekonomi halal
Workshop dan seminar pengembangan usaha
Kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat
Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
LPK Pusjilal dikenal sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan dan pendampingan bisnis halal di Indonesia. Lembaga ini aktif membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, dalam:
meningkatkan kualitas produk
memahami standar halal
mengakses peluang pasar yang lebih luas
memperkuat daya saing usaha
Pendampingan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas usaha dan strategi pemasaran yang sesuai dengan standar industri halal.
Melalui kemitraan dengan UNISAN Sidrap, program pendampingan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha di daerah, khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang dan wilayah sekitarnya.
Lima Fakta Menarik dari Kerja Sama Ini
Menghubungkan Kampus dengan Dunia Usaha
Mahasiswa berkesempatan terlibat langsung dalam program pengembangan bisnis halal dan UMKM.Mendorong Ekonomi Halal di Daerah
Program ini diharapkan menjadi penggerak ekosistem ekonomi halal di Kabupaten Sidrap.Pendampingan Sertifikasi Halal untuk UMKM
Pelaku usaha lokal dapat memperoleh pendampingan dalam memenuhi standar halal.Program Pelatihan Berbasis Praktik
Kolaborasi ini menghadirkan pelatihan yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan pasar.Peluang Kolaborasi Riset dan Pengabdian Masyarakat
Dosen dan mahasiswa dapat terlibat dalam riset pengembangan industri halal dan pemberdayaan UMKM.
Kerja sama antara UNISAN Sidrap dan LPK Pusjilal diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Sinergi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa dan civitas akademika, tetapi juga membuka peluang besar bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk berkembang di era ekonomi halal.
Dengan dukungan akademik, pelatihan profesional, serta semangat kolaborasi, kemitraan ini diharapkan mampu melahirkan generasi wirausaha yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada nilai-nilai halal.
Kolaborasi antara kampus dan lembaga pelatihan seperti ini menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Ketika ilmu pengetahuan, pengalaman praktis, dan semangat pemberdayaan masyarakat bertemu dalam satu visi, maka lahirlah peluang baru bagi kemajuan daerah.
UNISAN Sidrap dan LPK Pusjilal menunjukkan bahwa membangun ekosistem bisnis halal bukan hanya tentang pasar, tetapi juga tentang menciptakan masa depan ekonomi yang beretika, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.


















