![]() |
Sidrap Siap Jadi Pusat Pickle Ball Nasional, Turnamen Rp67 Juta Siap Digelar Mei 2026 |
NARASIRAKYAT, 26 Maret 2026 — Semangat olahraga modern kembali menggema di Kabupaten Sidenreng Rappang. Persiapan Cahaya Mario Cup 2026 dan Sidrap Open Pickle Ball Tournament 2026 resmi memasuki tahap matang setelah digelarnya rapat ketiga panitia pelaksana di Resto Cahaya Mario, Puncak, Kecamatan Kulo.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Indonesia Federasi Pickle Ball, H. Ahmad Appas, bersama jajaran penting seperti Sekretaris IPF Anwar Pattaneng, serta Direktur Utama PT Cahaya Mario, H. Usman Appas. Kehadiran seluruh panitia menandai keseriusan Sidrap menjadi tuan rumah turnamen berskala nasional.
Dua Tahap Turnamen, Bidik Atlet Lokal hingga Nasional
Turnamen ini dirancang dalam dua fase kompetisi yang inklusif:
10–13 Mei 2026: Kategori lokal Sidrap
15–17 Mei 2026: Turnamen terbuka nasional
Seluruh pertandingan akan dipusatkan di Lapangan Pickle Ball Bambu Runcing Rappang, yang disiapkan sebagai venue utama berstandar kompetisi.
Kategori yang dipertandingkan mencakup berbagai kelompok usia dan wilayah, mulai dari ganda putra usia 19+, 30+, 50+, hingga ganda putri umum tingkat lokal dan regional Sulselbar. Dengan biaya registrasi Rp350 ribu per kategori, peserta akan memperebutkan total hadiah fantastis mencapai Rp67 juta, lengkap dengan trofi dan medali.
Persiapan Matang, Targetkan Standar Nasional
Ketua panitia pelaksana, Armanji, menegaskan bahwa seluruh tahapan telah dirancang secara sistematis. Dimulai dari rapat awal di Warkop Grounded Rappang hingga konsolidasi final, panitia kini fokus pada kesiapan teknis.
Beberapa agenda penting yang telah dijadwalkan antara lain:
7 April 2026: Pemasangan tenda sekretariat
8 April 2026: Pembuatan dan pemasangan baleho
12 April 2026: Pembenahan fasilitas lapangan
“Tantangan terbesar adalah menjaga standar nasional, karena ini bukan sekadar turnamen lokal, tapi ajang yang akan diikuti atlet dari seluruh Indonesia,” ujar Armanji.
Dukungan Pemerintah: Dorong Olahraga dan Ekonomi Lokal
Bupati Sidrap, H. Syahruddin Alrif, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga peluang strategis untuk mengangkat nama daerah.
“Kami ingin Sidrap dikenal sebagai pusat pengembangan olahraga modern. Kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata,” ungkapnya.
IPF: Sidrap Jadi Role Model Pengembangan Pickle Ball
Ketua IPF, H. Ahmad Appas, menilai Sidrap sebagai salah satu daerah dengan komitmen tinggi dalam mengembangkan olahraga pickle ball.
“Turnamen ini istimewa karena inklusif—mulai dari usia muda hingga senior, serta dari level lokal hingga nasional. Ini membuka ruang bagi semua kalangan untuk berprestasi,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa hadiah besar menjadi motivasi kuat bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet berkelas internasional.
5 Fakta Menarik Turnamen Ini
Total hadiah mencapai Rp67 juta
Digelar dalam dua tahap: lokal dan nasional
Venue utama di Lapangan Bambu Runcing Rappang
Kategori lengkap dari usia muda hingga senior
Didukung penuh pemerintah daerah dan sponsor besar
Lebih dari Sekadar Turnamen
Cahaya Mario Cup 2026 bukan hanya kompetisi olahraga. Ini adalah momentum kebangkitan pickle ball di Indonesia, sekaligus ajang promosi daerah.
Dengan hadirnya atlet dari berbagai penjuru negeri, Sidrap berpotensi menjadi epicentrum baru olahraga pickle ball nasional.


















