![]() |
DEMA IAIN BONE GAUNGKAN “GO GREEN”, SEMINAR LINGKUNGAN DAN AKSI TANAM 500 BIBIT POHON WARNAI HARI BUMI 2026 |
NARASIRAKYAT — Peringatan Hari Bumi 2026 diwarnai aksi nyata dari DEMA IAIN Bone yang berkolaborasi dengan Mapala IAIN Bone. Kegiatan bertajuk Go Green ini menghadirkan seminar lingkungan sekaligus aksi pembagian dan penanaman ratusan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis ekologis yang kian mengkhawatirkan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung PKK pada pukul 09.00 WITA ini dihadiri lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi mahasiswa, komunitas pecinta alam, hingga delegasi sekolah. Antusiasme peserta terlihat sejak awal, terlebih dengan adanya pembagian bibit tanaman sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan.
Dibuka Pimpinan Kampus, Lingkungan Jadi Tanggung Jawab Spiritual
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III IAIN Bone, Sarifa Suhra. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab spiritual manusia sebagai khalifah di bumi.
“Merawat lingkungan berarti merawat diri sendiri. Kita diberi amanah oleh Allah untuk menjaga dan merawatnya,” ujarnya, disertai syair reflektif yang menyentuh kesadaran peserta.
Dari Seminar ke Aksi Nyata
Presiden Mahasiswa IAIN Bone, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi tidak boleh berhenti pada seremoni semata.
“Seminar ini adalah ruang refleksi agar kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya sebatas wacana, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kondisi lingkungan Indonesia yang semakin kritis, termasuk tingginya angka deforestasi dan persoalan sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi masa depan.
Pemateri Kompeten Angkat Isu Strategis
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli, di antaranya:
Lukman Arake yang membahas konsep ekoteologi dalam perspektif Islam
Andi Takdir yang menyoroti isu perubahan iklim dan pentingnya adaptasi
Arismayanti yang menyampaikan pesan lingkungan melalui pendekatan sastra
Materi yang disampaikan tidak hanya informatif, tetapi juga menggugah kesadaran kolektif peserta.
Tanam 500 Bibit, Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan
Sebagai bentuk implementasi dari seminar, panitia membagikan lebih dari 500 bibit pohon kepada peserta, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman di area Kampus II IAIN Bone.
Jenis bibit yang ditanam meliputi pohon jati, mahoni, jambu, dan sirsak—yang tidak hanya berfungsi ekologis, tetapi juga bernilai ekonomis bagi masyarakat.
5 Fakta Menarik Kegiatan Go Green IAIN Bone
150+ Peserta Hadir – Dari mahasiswa hingga komunitas lingkungan
500 Bibit Dibagikan – Langkah konkret penghijauan
Kolaborasi DEMA & Mapala – Sinergi organisasi kampus
Pemateri Berkompeten – Dari akademisi hingga praktisi
Aksi Tanam Langsung – Dilaksanakan di Kampus II IAIN Bone
Gerakan Kolektif Menuju Kesadaran Ekologis
Ketua Mapala IAIN Bone, Alif Fajriawan, menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari kesadaran bersama.
“Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan, dan perubahan harus dimulai sekarang,” ujarnya.
Menutup kegiatan, pesan reflektif disampaikan:
“Ketika pohon terakhir ditebang, sungai terakhir dikeringkan, dan ikan terakhir ditangkap, saat itulah kita sadar bahwa uang tidak bisa menggantikan alam.”
Dari Bone, suara perubahan itu menggema—bahwa menjaga bumi bukan pilihan, tetapi keharusan.

















.jpeg)

