![]() |
4 Mahasiswa UMS Rappang Jadi Fasilitator English Camp di MTs DDI Mangkoso, Asah Skill Mengajar dan Kepemimpinan |
NARASIRAKYAT – Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan kiprah nyata di dunia pendidikan. Mereka dipercaya menjadi fasilitator dalam kegiatan English Camp MTs Putri DDI Mangkoso, Kabupaten Barru.
Kegiatan pelatihan bahasa Inggris tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 20–26 Juni 2026, dan diikuti oleh sekitar 185 peserta santri yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Nurul Aulia Putri, Nurul Syahrani, Nur Afni Syarif, dan Alpisari Syahruddin, yang mendapat kepercayaan langsung dari Direktur Lembaga Kursus Bola Sumanga Rappang, Alim Akkas, untuk terlibat sebagai fasilitator utama dalam kegiatan tersebut.
Pembelajaran Interaktif, Santri Dilatih Percaya Diri
Selama kegiatan berlangsung, suasana English Camp dibuat interaktif, komunikatif, dan menyenangkan. Para peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diajak aktif dalam berbagai kegiatan seperti speaking practice, vocabulary games, group discussion, hingga ice breaking.
Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri para santri dalam menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari.
Bagi para mahasiswa UMS Rappang, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata yang tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat keterampilan mengajar di lapangan.
Mahasiswa Jadi Jembatan Ilmu di Dunia Pendidikan Nyata
Keterlibatan mahasiswa sebagai fasilitator menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris.
Selain mengajar, para mahasiswa juga dituntut untuk mampu mengelola kelas, membangun komunikasi efektif, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat melalui praktik langsung.
Apresiasi dari Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai bahwa pengalaman seperti ini merupakan bentuk nyata implementasi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang untuk menjadi fasilitator,” ujar Dr. Sam Hermansyah.
Menurutnya, kegiatan English Camp tidak hanya melatih kemampuan mengajar, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa dalam hal komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan sosial.
“Ini menjadi wadah bagi mahasiswa mengembangkan kompetensi profesional, pedagogik, dan sosial. Pengalaman lapangan ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi dunia kerja nanti,” jelasnya.
Dorong Sinergi Kampus dan Lembaga Pendidikan
Lebih lanjut, Dr. Sam Hermansyah berharap agar sinergi antara kampus, lembaga kursus, dan lembaga pendidikan terus diperkuat ke depan.
Ia menekankan pentingnya membuka lebih banyak ruang praktik bagi mahasiswa agar mereka memiliki pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja sebagai pendidik profesional.
“Pengalaman seperti ini akan membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan mengajar, kepemimpinan, dan kemampuan berkomunikasi yang baik,” tutupnya.
Komitmen UMS Rappang dalam Penguatan Kompetensi Mahasiswa
Kegiatan English Camp ini sekaligus mempertegas komitmen UMS Rappang dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap terjun ke dunia pendidikan.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pengabdian dan pembelajaran di masyarakat, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai praktik mengajar secara profesional.
Program seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan yang berdaya saing tinggi di era global.
Lima Fakta Menarik
Pertama, kegiatan English Camp diikuti oleh sekitar 185 santri MTs Putri DDI Mangkoso.
Kedua, empat mahasiswa UMS Rappang dipercaya langsung menjadi fasilitator utama selama kegiatan berlangsung.
Ketiga, kegiatan berlangsung selama satu pekan penuh, yaitu 20–26 Juni 2026.
Keempat, metode pembelajaran yang digunakan meliputi speaking practice, games, diskusi kelompok, dan ice breaking.
Kelima, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepemimpinan mahasiswa.
Pengalaman mengajar di luar kampus menjadi salah satu kunci penting dalam membentuk calon pendidik yang profesional dan berkarakter. Melalui English Camp di MTs DDI Mangkoso, mahasiswa UMS Rappang tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga menghadirkan semangat belajar yang menyenangkan bagi para santri. Kolaborasi antara kampus dan lembaga pendidikan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan terbaik lahir dari sinergi, praktik, dan pengabdian yang berkelanjutan.















