-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    H. Pathuddin Motivasi Ratusan Mahasiswa Fakultas Peternakan Unhas, Bagikan Strategi Sukses Industri Unggas dari Sidrap

    Satry Polang
    Minggu, 28 Juni 2026, Juni 28, 2026 WIB Last Updated 2026-06-29T03:04:33Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    H. Pathuddin Motivasi Ratusan Mahasiswa Fakultas Peternakan Unhas, Bagikan Strategi Sukses Industri Unggas dari Sidrap



    MAKASSAR, NarasiRakyat.id – Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Fapet Unhas) terus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri melalui penyelenggaraan kuliah praktisi sebagai bekal mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Kali ini, ratusan mahasiswa yang akan mengikuti Praktek Lapang mendapat kesempatan belajar langsung dari H. Pathuddin, S.T., M.Si., pengusaha sukses sekaligus politisi asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yang dikenal sebagai salah satu daerah sentra produksi telur terbesar di Indonesia.


    Kehadiran H. Pathuddin tidak hanya memberikan wawasan teknis mengenai industri peternakan modern, tetapi juga menghadirkan pengalaman nyata tentang bagaimana membangun usaha yang mampu bertahan di tengah dinamika pasar. Materi yang disampaikan berlangsung edukatif, aplikatif, dan mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa yang aktif berdiskusi sepanjang kegiatan.


    Menyatukan Pengalaman Lapangan dengan Ilmu di Kampus

    Kuliah praktisi merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang dikembangkan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan yang akan dihadapi di dunia industri.


    Dalam pemaparannya, H. Pathuddin menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi, tetapi juga dipengaruhi oleh manajemen yang baik, efisiensi biaya, penguasaan teknologi, serta kemampuan membaca perubahan pasar.


    Ia mengajak mahasiswa untuk mulai membangun pola pikir sebagai calon profesional yang mampu mengambil keputusan berdasarkan data, pengalaman, dan inovasi.


    Sidrap, Inspirasi Pengembangan Industri Peternakan Nasional

    Sebagai putra daerah Sidrap yang tumbuh di lingkungan industri peternakan, H. Pathuddin mengangkat berbagai pengalaman mengenai perjalanan daerah tersebut hingga dikenal sebagai salah satu lumbung telur Indonesia.


    Menurutnya, keberhasilan Sidrap tidak terjadi dalam waktu singkat. Dibutuhkan komitmen jangka panjang, kolaborasi antara peternak, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah untuk menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi.


    Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi mahasiswa dalam memahami bagaimana sebuah daerah mampu membangun ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.


    Membekali Mahasiswa Hadapi Dunia Industri

    Selain membahas proses produksi, H. Pathuddin juga mengupas pentingnya memahami rantai pasok (supply chain), manajemen risiko, strategi pemasaran, hingga kemampuan membaca kebijakan yang berpengaruh terhadap sektor peternakan.


    Materi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang dalam waktu dekat akan melaksanakan Praktek Lapang di berbagai perusahaan dan unit usaha peternakan.


    Suasana kuliah berlangsung dinamis. Ratusan mahasiswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, bahkan aktif mengajukan pertanyaan mengenai peluang usaha, tantangan industri, pemanfaatan teknologi, hingga strategi membangun bisnis peternakan yang berkelanjutan.


    Interaksi yang hangat antara narasumber dan peserta menciptakan suasana pembelajaran yang inspiratif sekaligus memperkaya wawasan mahasiswa.


    Mendorong Lahirnya Entrepreneur Muda Bidang Peternakan

    Lebih dari sekadar membekali mahasiswa untuk memasuki dunia kerja, kuliah praktisi ini juga membawa pesan penting mengenai perlunya mencetak generasi muda yang mampu menjadi pencipta lapangan kerja.


    H. Pathuddin mendorong mahasiswa agar berani membangun usaha sendiri dengan memanfaatkan potensi sektor peternakan yang terus berkembang. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar menjadi inovator yang mampu menghadirkan solusi baru bagi kemajuan industri peternakan Indonesia.


    Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku industri, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat.


    Lima Fakta Menarik

    1. Ratusan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin mengikuti kuliah praktisi sebagai bagian dari pembekalan sebelum melaksanakan Praktek Lapang.

    2. H. Pathuddin, S.T., M.Si. membagikan pengalaman nyata sebagai pengusaha dan tokoh asal Sidrap yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia.

    3. Materi tidak hanya membahas produksi peternakan, tetapi juga manajemen bisnis, rantai pasok, teknologi, dan strategi menghadapi perubahan pasar.

    4. Suasana kuliah berlangsung sangat interaktif, dengan antusiasme mahasiswa yang aktif berdiskusi dan menggali pengalaman praktis dari narasumber.

    5. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha untuk mencetak lulusan yang siap bekerja sekaligus memiliki semangat menjadi entrepreneur di sektor peternakan.


    Kemajuan industri peternakan tidak hanya bergantung pada teknologi dan modal, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir visioner, adaptif, dan inovatif. Melalui kuliah praktisi ini, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan teori di ruang kuliah dengan realitas dunia usaha. Pengalaman yang dibagikan H. Pathuddin menjadi inspirasi bahwa keberhasilan lahir dari kerja keras, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil peluang. Dengan bekal ilmu dan pengalaman tersebut, diharapkan mahasiswa mampu tumbuh menjadi generasi profesional sekaligus wirausahawan yang berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan memajukan industri peternakan Indonesia.

    Editor: NarasiRakyat.id

    Komentar

    Tampilkan