-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    Resmikan Ponpes Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan, Bupati Syaharuddin Alrif Perkuat Langkah Sidrap Menuju Lumbung Generasi Qur’ani

    Satry Polang
    Jumat, 19 Juni 2026, Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T01:47:00Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Resmikan Ponpes Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan, Bupati Syaharuddin Alrif Perkuat Langkah Sidrap Menuju Lumbung Generasi Qur’ani



    NARASIRAKYAT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berkarakter kembali ditunjukkan melalui peresmian Masjid dan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Jumat (19/6/2026).


    Peresmian yang dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Bumi Nene Mallomo sekaligus menandai lahirnya pusat pembinaan generasi Qur’ani yang diharapkan mampu melahirkan para penghafal Al-Qur’an, dai, dan pemimpin masa depan yang berakhlak mulia.


    Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Qur’ani dan Masyarakat yang Religius”, kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap H. Lukman Ambo Tuo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyambut hadirnya lembaga pendidikan Islam tersebut.


    Tonggak Sejarah Pendidikan Islam di Sidrap

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa kehadiran Ponpes Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan bukan sekadar pembangunan fisik sebuah lembaga pendidikan, melainkan sebuah tonggak sejarah dalam perjalanan pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Al-Qur’an di Kabupaten Sidrap.


    Menurutnya, semakin banyak rumah tahfiz dan pondok pesantren yang tumbuh dan berkembang, maka semakin kuat pula fondasi daerah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan spiritualitas yang kuat.


    “Peresmian ini adalah tonggak sejarah. Dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari asrama, masjid, hingga sarana pendukung lainnya, pondok ini menjadi modal besar untuk mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak. Semakin banyak rumah tahfiz, semakin kuat pula fondasi generasi Qur’ani di Bumi Nene Mallomo,” ujar Syaharuddin Alrif.


    Pernyataan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan dan pembinaan karakter sebagai salah satu prioritas utama dalam menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera.


    Wakaf Satu Hektare yang Menjadi Investasi Akhirat

    Salah satu hal yang mendapat perhatian khusus dari Bupati adalah semangat wakaf yang melandasi pembangunan Ponpes Ar-Rayyan.


    Lahan seluas satu hektare yang menjadi lokasi berdirinya pesantren merupakan wakaf dari keluarga H. Hadong dan Hj. Nurman. Lokasinya yang strategis berada di tepi jalan poros menjadikan pesantren ini memiliki akses yang mudah dijangkau masyarakat.


    Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada keluarga pewakaf yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan Islam di Sidrap.


    “Wakaf ini adalah investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung langkah mulia seperti ini,” ungkapnya.


    Menurutnya, pembangunan pendidikan berbasis keagamaan akan semakin kuat apabila didukung oleh budaya gotong royong, sedekah, wakaf, dan kepedulian sosial dari masyarakat.


    Sinergi Umara, Ulama, dan Dermawan

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan para dermawan dalam membangun daerah.


    Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya melalui program pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.


    Keberadaan Ponpes Ar-Rayyan menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi tersebut mampu melahirkan lembaga pendidikan yang memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.


    Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan sistem pendidikan yang baik, pondok pesantren diharapkan menjadi pusat pembentukan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya.


    Membangun Pendidikan Berkualitas di Daerah Sendiri

    Syaharuddin Alrif juga menegaskan bahwa salah satu fokus pemerintah daerah saat ini adalah menghadirkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Sidrap.


    Menurutnya, anak-anak Sidrap harus memiliki kesempatan memperoleh pendidikan agama terbaik tanpa harus meninggalkan daerahnya untuk belajar di luar kota.


    Karena itu, pemerintah akan terus mendukung tumbuh dan berkembangnya lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, profesional, dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan terbaik lainnya.


    “Tugas kita sekarang adalah menghadirkan sekolah yang berkualitas di daerah sendiri. Kualitas guru dan manajemen pendidikan adalah kunci utama,” tegasnya.


    Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat identitas religius masyarakat Sidrap.


    20 Santri Angkatan Pertama Digratiskan

    Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap misi mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, H. Lukman Ambo Tuo, mengumumkan kebijakan yang disambut antusias masyarakat.


    Ia menyampaikan bahwa sebanyak 20 santri angkatan pertama Ponpes Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan akan mendapatkan pendidikan secara gratis.


    Program tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tahfiz berkualitas tanpa terkendala biaya.


    Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengelola pesantren memiliki komitmen kuat dalam menghadirkan pendidikan Islam yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan umat.


    Lima Fakta Menarik Ponpes Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan

    1. Berdiri di Atas Tanah Wakaf Seluas Satu Hektare

    Lahan strategis yang digunakan merupakan wakaf dari keluarga H. Hadong dan Hj. Nurman untuk kepentingan dakwah dan pendidikan Islam.

    2. Memiliki Fasilitas Lengkap

    Ponpes Ar-Rayyan dilengkapi masjid, asrama, serta berbagai sarana pendukung pembelajaran dan pembinaan santri.

    3. Didukung Langsung Pemerintah Daerah

    Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sidrap sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan Qur’ani.

    4. Gratis untuk 20 Santri Pertama

    Program beasiswa penuh bagi angkatan pertama menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan tahfiz.

    5. Menjadi Bagian dari Visi Sidrap Religius

    Kehadiran pesantren ini mendukung upaya mewujudkan Sidrap sebagai daerah yang unggul dalam pendidikan Islam dan pembinaan karakter.


    Harapan Baru untuk Masa Depan Sidrap

    Peresmian Ponpes Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan bukan sekadar seremoni pembukaan sebuah lembaga pendidikan. Lebih dari itu, peristiwa ini menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi masa depan Sidrap.


    Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, kebutuhan akan generasi yang memiliki akhlak, ilmu, dan keimanan yang kuat semakin mendesak.


    Ponpes Ar-Rayyan hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Dari ruang-ruang kelasnya, dari lantunan ayat yang akan terus menggema setiap hari, dan dari para santri yang kelak tumbuh menjadi penghafal Al-Qur’an, akan lahir generasi yang tidak hanya membangun dirinya sendiri, tetapi juga membangun masyarakat dan daerahnya.


    Ketika pemerintah, ulama, dan masyarakat bersatu dalam membangun pendidikan Qur’ani, maka sesungguhnya mereka sedang menanam investasi peradaban yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi. Dan dari Desa Corawali, harapan besar itu kini mulai tumbuh.

    Komentar

    Tampilkan