![]() |
| Disdikbud Sidrap Perkuat Implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Wujudkan Generasi Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045 |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Advokasi Implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KIH) Tahun 2026 bekerja sama dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kompleks Disdikbud Sidrap, Jumat (10/7/2026) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi pendidikan karakter di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sidrap.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang bertujuan membentuk generasi unggul melalui pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Pendidikan Karakter Menjadi Fondasi Kemajuan Bangsa
Di tengah tantangan perkembangan teknologi, arus informasi yang begitu cepat, serta perubahan sosial yang dinamis, pendidikan tidak lagi hanya berorientasi pada capaian akademik. Pembentukan karakter menjadi salah satu prioritas utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui kegiatan advokasi ini, Disdikbud Sidrap berupaya menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan pendidikan mengenai pentingnya implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di lingkungan sekolah.
Program ini diharapkan mampu menjadi budaya baru di setiap satuan pendidikan melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten oleh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua.
Kolaborasi Strategis Bersama BBPMP Sulsel
Kolaborasi antara Disdikbud Sidrap dengan BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan menjadi bentuk sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada aspek penguatan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan advokasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi implementasi program, penguatan budaya sekolah, serta langkah-langkah membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuhnya karakter positif.
Seluruh satuan pendidikan diharapkan memiliki kesiapan penuh untuk mengintegrasikan tujuh kebiasaan positif ke dalam aktivitas pembelajaran maupun budaya sekolah.
Mendorong Terwujudnya Sekolah yang Aman dan Berkarakter
Implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bukan sekadar program seremonial, melainkan bagian dari transformasi pendidikan yang menempatkan karakter sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia.
Dengan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, disiplin, saling menghargai, serta membiasakan perilaku positif setiap hari, peserta didik akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.
Disdikbud Sidrap optimistis bahwa keberhasilan implementasi G7KIH akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan sekaligus mendukung visi Kabupaten Sidrap dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Mendukung Visi Indonesia Emas 2045
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, yaitu menghadirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial.
Melalui sinergi pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, implementasi program ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang terus berkembang dan mengakar dalam kehidupan peserta didik di Kabupaten Sidrap.
Lima Fakta Menarik
1. Kolaborasi dengan BBPMP Sulawesi Selatan
Disdikbud Sidrap menggandeng BBPMP Sulsel sebagai mitra strategis dalam memperkuat implementasi pendidikan karakter di sekolah.
2. Mendukung Program Nasional Kemendikdasmen
G7KIH merupakan inisiatif nasional yang dirancang untuk membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan positif setiap hari.
3. Dilaksanakan pada 10 Juli 2026
Kegiatan advokasi berlangsung di Aula Kompleks Disdikbud Sidrap dan melibatkan pemangku kepentingan pendidikan.
4. Fokus Membangun Ekosistem Sekolah Berkarakter
Program ini tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga membangun budaya positif yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan orang tua.
5. Menjadi Investasi Menuju Indonesia Emas 2045
Pembentukan karakter sejak usia sekolah diyakini menjadi modal utama dalam mencetak generasi yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global.
Masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh karakter yang tertanam kuat sejak dini. Melalui Advokasi Implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Disdikbud Sidrap menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan peserta didik berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Kolaborasi bersama BBPMP Sulawesi Selatan menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya sekolah yang positif, aman, dan inklusif. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di setiap satuan pendidikan, Kabupaten Sidenreng Rappang optimistis dapat melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.















