-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Gelar Edukasi dan Praktik Sikat Gigi di SDN 3 Arawa

    Satry Polang
    Kamis, 30 Juli 2026, Juli 30, 2026 WIB Last Updated 2026-07-31T05:21:59Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Gelar Edukasi dan Praktik Sikat Gigi di SDN 3 Arawa


    SIDRAP – Upaya membangun generasi sehat tidak hanya dimulai dari ruang kelas, tetapi juga dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Berangkat dari semangat tersebut, Na'ilah Alifia Izzatunnisa, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Gelombang 69 Universitas Hasanuddin, menghadirkan program edukatif bertajuk "Gigi Sehat, Anak Hebat: Edukasi Perawatan Gigi Sejak Dini dan Praktik Menyikat Gigi pada Anak Sekolah Dasar" di SDN 3 Arawa, Desa Batu Lappa.


    Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar. Tidak hanya memberikan materi edukasi, kegiatan juga dirancang agar siswa mampu mempraktikkan langsung cara menyikat gigi yang benar sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


    Edukasi Interaktif, Anak Belajar Sambil Praktik


    Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan agar pesan kesehatan dapat diterima secara berkelanjutan.


    Pada 21 Juli 2026, siswa mengikuti penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Materi yang diberikan mencakup penyebab karies gigi, pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut, waktu terbaik untuk menyikat gigi, serta teknik menyikat gigi yang benar sesuai anjuran tenaga kesehatan.


    Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga mengikuti demonstrasi menyikat gigi bersama. Melalui praktik langsung tersebut, peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman yang dapat membentuk kebiasaan hidup sehat.


    Poster Edukasi Jadi Pengingat Setiap Hari


    Sebagai tindak lanjut dari penyuluhan, pada 25 Juli 2026 mahasiswa KKN-PK memasang poster edukasi kesehatan gigi dan mulut di sejumlah titik strategis di lingkungan sekolah.


    Poster tersebut memuat pesan-pesan sederhana namun penting, seperti anjuran menyikat gigi dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur, serta pentingnya menjaga kebersihan mulut untuk mencegah gigi berlubang.


    Keberadaan media edukasi ini diharapkan menjadi pengingat yang dapat terus dilihat siswa setiap hari sehingga perilaku hidup bersih dan sehat semakin tertanam dalam keseharian mereka.


    Kepala Sekolah Apresiasi Program Mahasiswa Unhas


    Kepala SDN 3 Arawa, Alimuddin, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin terhadap kesehatan peserta didik.


    Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata karena tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan positif melalui praktik langsung.


    «"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin, khususnya Saudari Na'ilah Alifia Izzatunnisa dari Fakultas Kedokteran Gigi, yang telah menghadirkan program edukasi kesehatan gigi di SDN 3 Arawa. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga melatih mereka mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar. Kami berharap kebiasaan baik ini dapat terus diterapkan oleh siswa setiap hari, terlebih dengan adanya poster edukasi yang menjadi pengingat di lingkungan sekolah. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak kami," ujarnya.»


    Kontribusi Nyata Mahasiswa untuk Kesehatan Masyarakat


    Program "Gigi Sehat, Anak Hebat" menjadi bukti bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan kesehatan masyarakat melalui edukasi berbasis ilmu pengetahuan.


    Sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, Na'ilah Alifia Izzatunnisa mengimplementasikan kompetensi akademiknya secara langsung di tengah masyarakat dengan mengedepankan pendekatan yang komunikatif, edukatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.


    Melalui kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, guru, dan peserta didik, program ini diharapkan mampu membangun budaya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, percaya diri, dan berkualitas.


    Lima Fakta Menarik


    1. Mahasiswa Kedokteran Gigi Turun Langsung ke Sekolah

    Program ini diprakarsai oleh Na'ilah Alifia Izzatunnisa, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unhas yang sedang menjalankan KKN-PK Gelombang 69.


    2. Tidak Hanya Ceramah, Ada Praktik Menyikat Gigi

    Siswa memperoleh pengalaman langsung mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar sehingga materi lebih mudah dipahami.


    3. Edukasi Berkelanjutan Melalui Poster

    Poster kesehatan dipasang di lingkungan sekolah sebagai media pengingat agar siswa membiasakan menyikat gigi setiap hari.


    4. Mendukung Pencegahan Karies Sejak Dini

    Program menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko gigi berlubang pada anak usia sekolah.


    5. Mendapat Apresiasi dari Kepala Sekolah

    Pihak SDN 3 Arawa menilai program ini memberi manfaat nyata dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.


    Kesehatan gigi yang baik adalah investasi jangka panjang bagi kualitas hidup anak. Dari kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan benar, lahir generasi yang lebih sehat, percaya diri, dan siap meraih masa depan. Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin melalui program "Gigi Sehat, Anak Hebat" menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara dunia pendidikan, sekolah, dan masyarakat inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan unggul.

    Komentar

    Tampilkan