![]() |
| Motor Satu-satunya untuk Cari Nafkah Raib Dicuri, Aksi Pelaku Terekam CCTV |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Sebuah kisah pilu menyelimuti kehidupan seorang kurir pesanan antar jemput di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Di saat ia berjuang memenuhi pesanan pelanggan demi menghidupi keluarganya, musibah justru datang menghampiri. Sepeda motor yang menjadi satu-satunya alat mencari nafkah hilang digondol pencuri hanya dalam hitungan menit.
Korban diketahui bernama Andi Muhammad Arifuddin (28), warga Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 14.44 WITA di depan Toko Utton, Jalan Poros Sengkang, Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Dua Pitue dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/66/VII/2026/SPKT, yang diterima sekitar pukul 15.10 WITA.
Berjuang Mengantar Pesanan, Pulang Tanpa Kendaraan
Berdasarkan keterangan korban, sore itu ia menerima pesanan pelanggan untuk membeli minuman di Toko Utton. Demi mengejar waktu pengantaran, Andi memarkir sepeda motornya tepat di samping toko sebelum masuk membeli pesanan.
Karena terburu-buru melayani pelanggan, ia tidak menyadari bahwa kunci kontak masih menggantung di stang sepeda motor.
Sekitar sepuluh menit kemudian, setelah menyelesaikan pembayaran dan membawa pesanan keluar dari toko, Andi dibuat terpaku. Motor yang baru saja diparkirkannya sudah tidak berada di tempat.
Ia berusaha mencari ke sekitar lokasi, bertanya kepada warga yang berada di sekitar toko, namun tidak seorang pun mengetahui keberadaan kendaraannya.
Harapan yang semula ia bawa bersama pesanan pelanggan berubah menjadi kepanikan dan kesedihan.
Tangis Seorang Ayah yang Kehilangan Sumber Nafkah
Di hadapan petugas kepolisian, Andi tidak mampu menyembunyikan kesedihannya. Air mata mengalir ketika ia menyadari bahwa kendaraan yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarganya telah hilang.
"Motor itu satu-satunya alat kerja saya. Tanpa motor ini, bagaimana saya bekerja? Bagaimana cara saya mencari nafkah untuk keluarga?" ucap Andi dengan suara bergetar.
Bagi pekerja harian seperti dirinya, kehilangan kendaraan bukan sekadar kehilangan aset, melainkan hilangnya alat utama untuk memperoleh penghasilan setiap hari.
Pelaku Terekam CCTV, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sepeda motor yang hilang merupakan Honda tipe LIFO02N36L2 tahun 2026, berwarna merah hitam, dengan nomor polisi DP 4591 PC, nomor rangka MHIJMJI116TK043072, serta nomor mesin JMJIE1042990.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp25 juta.
Kabar yang sedikit memberi harapan adalah aksi pencurian tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Rekaman itu memperlihatkan gerak-gerik pelaku saat membawa kabur kendaraan korban.
Saat ini, Polsek Dua Pitue tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku berdasarkan barang bukti yang tersedia.
Korban juga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan sepeda motor tersebut segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian agar kendaraannya dapat ditemukan.
Pelajaran Berharga di Tengah Musibah
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, meskipun hanya meninggalkannya dalam waktu singkat.
Kebiasaan meninggalkan kunci kontak di kendaraan dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan yang selalu mencari kelengahan korban.
Di sisi lain, kisah Andi juga menggambarkan kerasnya perjuangan para pekerja sektor informal yang menggantungkan penghasilan keluarga pada satu alat kerja.
Bagi mereka, kehilangan kendaraan bukan hanya persoalan materi, tetapi juga ancaman terhadap keberlangsungan kehidupan sehari-hari.
"Jangan ambil harapan orang yang sedang berjuang untuk hidup. Saya hanya ingin bekerja dengan jujur dan menafkahi keluarga," tutup Andi dengan mata berkaca-kaca.
Lima Fakta Menarik
1. Motor Hilang Saat Antar Pesanan
Korban kehilangan sepeda motor ketika sedang membeli minuman untuk memenuhi pesanan pelanggan di Desa Kalosi.
2. Hanya Berselang Sekitar 10 Menit
Motor raib dalam waktu yang sangat singkat setelah ditinggalkan di depan toko.
3. Kunci Kontak Masih Menggantung
Korban mengaku lupa mencabut kunci motor karena terburu-buru mengejar waktu pengantaran.
4. Kerugian Capai Rp25 Juta
Motor yang menjadi alat utama mencari nafkah diperkirakan bernilai sekitar Rp25 juta.
5. Aksi Pelaku Terekam CCTV
Rekaman kamera pengawas menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap identitas pelaku.
Di balik setiap kendaraan yang melaju di jalan, sering kali tersimpan kisah perjuangan seseorang untuk menghidupi keluarga. Bagi Andi Muhammad Arifuddin, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan penopang harapan, sumber penghasilan, dan jalan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang ia cintai.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan harus selalu diutamakan, sekecil apa pun kelalaian dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat menunjukkan kepedulian dengan membantu memberikan informasi yang dapat mempercepat pengungkapan kasus ini.
Semoga penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian membuahkan hasil, pelaku segera ditangkap, dan kendaraan korban dapat kembali ke tangan pemiliknya. Sebab, mengembalikan sebuah sepeda motor bagi Andi bukan hanya mengembalikan sebuah kendaraan, tetapi juga mengembalikan harapan dan kesempatan untuk kembali mencari nafkah secara jujur bagi keluarganya.
















