![]() |
RSUD Arifin Nu'mang Resmi Kolaborasi dengan Wahdah Islamiyah Sidrap Wujudkan Rumah Sakit Religius |
SIDENRENG RAPPANG, NarasiRakyat.id – Komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dari sisi medis, tetapi juga menyentuh aspek spiritual pasien dan tenaga kesehatan terus diperkuat oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Nu'mang Kabupaten Sidenreng Rappang.
Sebagai langkah nyata, Senin (6/7/2026), RSUD Arifin Nu'mang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Sidrap mengenai penyelenggaraan pembinaan keislaman, pembelajaran Al-Qur'an, dakwah, serta penguatan pelayanan spiritual di lingkungan rumah sakit.
Kesepakatan strategis tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur RSUD Arifin Nu'mang, dr. Hj. Lisdiana Amin Asri, Sp.PK, bersama Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, Ustaz Lukman Ambo Tuo, Lc., S.Pd.I., S.H., M.Pd.
Kerja sama yang tertuang dalam Nomor 550/RS-AN/VII/2026 dan Nomor 005/MOU/DPD-WI/SIDRAP/VII/2026 ini menjadi tonggak baru sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam membangun budaya kerja yang profesional, religius, dan humanis.
Pelayanan Kesehatan yang Menyentuh Dimensi Spiritual
Direktur RSUD Arifin Nu'mang, dr. Hj. Lisdiana Amin Asri, Sp.PK, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan modern tidak cukup hanya mengedepankan aspek klinis, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan spiritual pasien maupun tenaga kesehatan.
Menurutnya, pembinaan keagamaan yang berkesinambungan akan melahirkan sumber daya manusia yang memiliki integritas tinggi, empati, serta semangat melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan.
"Aspek spiritual merupakan bagian penting dalam membentuk budaya kerja yang humanis dan penuh integritas. Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap seluruh tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas, berempati, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam menjalankan amanah profesinya," ujar dr. Lisdiana.
Ia menambahkan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, menyeluruh, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Wahdah Islamiyah: Dakwah Harus Hadir di Semua Ruang Pelayanan Publik
Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, Ustaz Lukman Ambo Tuo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Wahdah Islamiyah sebagai mitra strategis dalam pembinaan keislaman di lingkungan rumah sakit.
Menurutnya, dakwah bukan hanya berlangsung di masjid ataupun lembaga pendidikan, melainkan harus hadir di berbagai institusi publik sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
"Semoga kerja sama ini menjadi sebab lahirnya lingkungan kerja yang semakin Qur'ani, penuh keberkahan, serta mampu memberikan manfaat yang luas, baik bagi pegawai rumah sakit maupun masyarakat yang mendapatkan pelayanan," ungkapnya.
Ia optimistis kolaborasi ini akan melahirkan budaya pelayanan yang semakin profesional sekaligus religius.
Empat Pilar Program Strategis
Melalui MoU ini, kedua lembaga menyepakati empat program utama yang akan dijalankan secara berkelanjutan.
1. Pembinaan Keislaman ASN dan Non-ASN
Seluruh pegawai RSUD Arifin Nu'mang akan mengikuti berbagai program pembinaan seperti kajian Islam rutin, majelis taklim, pembinaan akhlak, khutbah Jumat, hingga penguatan etika profesi berdasarkan nilai-nilai Islam.
2. Program DIROSA dan Tahsin Al-Qur'an
Sebagai upaya meningkatkan literasi Al-Qur'an, akan diselenggarakan pembelajaran menggunakan metode DIROSA (Pendidikan Al-Qur'an Orang Dewasa) dan kelas Tahsin.
Program DIROSA dijadwalkan berlangsung secara rutin sehingga pegawai dapat belajar membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah tajwid.
3. Pendampingan Spiritual Pasien
Kerja sama ini juga menghadirkan layanan pendampingan spiritual bagi pasien, termasuk bimbingan rohani serta layanan Ruqyah Syar'iyyah yang dilaksanakan secara profesional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit sebagai bagian dari dukungan psikososial dan spiritual.
4. Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah
Program lainnya adalah pelatihan tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam bagi petugas rumah sakit.
Pelaksanaan pelatihan ini akan dijadwalkan bersama oleh pihak RSUD Arifin Nu'mang dan DPD Wahdah Islamiyah Sidrap.
Muslimah Wahdah Islamiyah Ikut Ambil Peran
Momentum penandatanganan MoU turut dihadiri jajaran Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, di antaranya:
Ketua Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Sidrap
Bendahara
Wakil Bendahara
Koordinator Unit P2DQ
Koordinator Dakwah
Koordinator Humas dan Medikom
Kehadiran unsur Muslimah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan keislaman, khususnya kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dan Majelis Taklim Muslimah.
Monitoring Selama Lima Tahun
Kerja sama ini memiliki masa berlaku lima tahun dengan mekanisme monitoring dan evaluasi minimal setiap enam bulan sekali.
Melalui evaluasi berkala tersebut, kedua lembaga berharap seluruh program dapat berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh civitas rumah sakit maupun masyarakat.
Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi model sinergi antara rumah sakit pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat pelayanan publik berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.
Lima Fakta Menarik
1. Rumah Sakit Hadirkan Pembinaan Al-Qur'an Terjadwal
Program DIROSA akan berlangsung rutin bagi seluruh ASN dan Non-ASN.
2. Pelayanan Spiritual Menjadi Bagian dari Layanan Rumah Sakit
Pasien tidak hanya memperoleh pelayanan medis, tetapi juga pendampingan spiritual, bimbingan rohani, dan layanan Ruqyah Syar'iyyah sesuai SOP rumah sakit.
3. Majelis Taklim untuk Pegawai
Majelis Taklim Muslimah dijadwalkan berlangsung setiap bulan sebagai sarana pembinaan akhlak dan peningkatan pemahaman keislaman.
4. Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah
Petugas rumah sakit akan mendapatkan pelatihan teknis pengurusan jenazah sesuai syariat Islam guna meningkatkan kualitas pelayanan di instalasi pemulasaran jenazah.
5. Sinergi Lima Tahun
MoU berlaku selama lima tahun dengan evaluasi rutin setiap enam bulan, menunjukkan komitmen jangka panjang kedua lembaga dalam membangun pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus religius.
Membangun Rumah Sakit yang Profesional, Humanis, dan Qur'ani
Kolaborasi antara RSUD Arifin Nu'mang dan DPD Wahdah Islamiyah Sidrap menjadi gambaran bahwa pelayanan kesehatan masa kini tidak hanya berorientasi pada kesembuhan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek mental dan spiritual sebagai bagian dari pelayanan yang utuh.
Dengan menggabungkan kompetensi medis, pembinaan karakter, literasi Al-Qur'an, dan pendampingan spiritual, kedua lembaga berharap mampu menghadirkan lingkungan rumah sakit yang lebih humanis, berintegritas, dan penuh keberkahan.
Sinergi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai institusi pelayanan publik lainnya dalam membangun budaya kerja yang profesional, religius, serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.














.jpeg)

