![]() |
Bupati Sidrap Tinjau PT Malindo Hatchery Wanio Dorong Peternak Lokal Sidrap Mantap Menuju Lumbung Ayam dan Telur Nasional |
NARASIRAKYAT ----- Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam memperkuat sektor peternakan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, ke PT Malindo Hatchery yang berlokasi di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sidrap didampingi oleh manajemen PT Malindo Hatchery yang dipimpin Asrullah, bersama jajaran tim teknis perusahaan. Turut hadir Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sidrap, Ahmad Dollah, serta unsur pemerintah kecamatan setempat. Rombongan meninjau langsung kondisi dan proses produksi Day Old Chick (DOC) ayam broiler (pedaging) dan layer (petelur).
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa operasional hatchery berjalan lancar dan produktif. PT Malindo Hatchery saat ini mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan lokal Sidrap maupun distribusi ke berbagai daerah di Indonesia.
“Alhamdulillah, produksi berjalan sangat baik. Untuk DOC ayam pedaging, pengiriman sudah mencapai sekitar 2 juta ekor per bulan, sedangkan DOC ayam petelur mencapai 200 ribu ekor per bulan. Ini potensi besar yang harus terus kita dorong,” ujar Bupati Sidrap.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kesiapan hulu sektor peternakan, khususnya penyediaan bibit unggul yang berkelanjutan. Menurut Bupati, keberadaan hatchery berskala besar di Sidrap merupakan modal strategis dalam mendorong pertumbuhan peternak ayam pedaging dan petelur lokal.
Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan peningkatan jumlah peternak mandiri, sekaligus memperkuat kemitraan antara perusahaan besar dan peternak rakyat. Dengan demikian, Sidrap tidak hanya menjadi daerah produksi DOC, tetapi juga pusat pengembangan peternakan ayam terpadu.
“Saya akan terus mendorong pertumbuhan peternak ayam pedaging dan petelur, khususnya di Sidrap. Ini bagian dari kontribusi daerah untuk mewujudkan Indonesia swasembada daging dan telur,” tegas Bupati.
Manajemen PT Malindo Hatchery menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga kualitas DOC melalui penerapan standar biosekuriti dan teknologi hatchery modern. Sinergi dengan pemerintah daerah dinilai sangat penting untuk memastikan keberlanjutan industri perunggasan dan stabilitas pasokan nasional.
Kepala Dinas Peternakan Sidrap, Ahmad Dollah, menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung melalui pembinaan peternak, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan regulasi yang berpihak pada peternakan rakyat.
Lima Fakta Menarik Kunjungan Bupati Sidrap ke PT Malindo Hatchery
Produksi Skala Besar
DOC ayam pedaging mencapai ±2 juta ekor per bulan, DOC petelur ±200 ribu ekor per bulan.Dukung Kebutuhan Nasional
Produksi tidak hanya untuk Sidrap, tetapi juga memenuhi permintaan lintas daerah.Sinergi Pemerintah dan Swasta
Kunjungan menegaskan kolaborasi strategis Pemkab Sidrap dengan industri peternakan.Fokus Peternak Lokal
Pemerintah mendorong tumbuhnya peternak ayam pedaging dan petelur di Sidrap.Arah Swasembada Pangan
Peternakan unggas diposisikan sebagai pilar swasembada daging dan telur nasional.
Dari Desa Wanio, Sidrap menegaskan perannya sebagai motor penggerak sektor peternakan unggas nasional. Dengan produksi DOC yang stabil, dukungan kebijakan yang berpihak pada peternak, serta sinergi pemerintah dan industri, Sidrap melangkah pasti menuju kemandirian pangan. Ayam dan telur bukan sekadar komoditas, melainkan fondasi kesejahteraan rakyat dan ketahanan pangan Indonesia.








