-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     

     



     

    Iklan

    Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang Angkat Kearifan Lokal Lewat Drama “Nenek Mallomo” dalam UAS Berbasis Proyek

    Satry Polang
    Kamis, 15 Januari 2026, Januari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-16T02:05:10Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang Angkat Kearifan Lokal Lewat Drama “Nenek Mallomo” dalam UAS Berbasis Proyek


    NARASIRAKYAT  — Inovasi pembelajaran kreatif kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Semester VII Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang). Dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Cinematography and Drama, mahasiswa menampilkan pertunjukan drama bertajuk “Nenek Mallomo” sebagai bentuk implementasi Project Based Learning (PjBL).

    Kegiatan ini berlangsung di Ruang Perkuliahan B07 dan menjadi puncak pembelajaran kreatif mahasiswa di akhir semester, dengan mengintegrasikan teori, praktik, dan nilai kearifan lokal ke dalam sebuah karya seni edukatif.


    UAS mata kuliah Cinematography and Drama dirancang dalam bentuk proyek pementasan drama yang menuntut mahasiswa untuk terlibat secara aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Di bawah bimbingan Isumarni, S.Pd., M.Pd., dosen pengampu mata kuliah, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep teoretis sinematografi dan drama, tetapi juga mengaplikasikannya secara nyata.

    Proses pembelajaran ini melatih mahasiswa dalam berbagai aspek, mulai dari penyusunan naskah, pendalaman karakter, teknik akting, manajemen pementasan, hingga kerja tim dan komunikasi kreatif.


    Drama “Nenek Mallomo” dipilih sebagai tema karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal Bugis yang sarat pesan moral, kejujuran, kebijaksanaan, dan keteladanan. Melalui pementasan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan artistik, tetapi juga belajar mengintegrasikan budaya lokal sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.

    Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan dunia pendidikan masa kini yang menuntut guru mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan lingkungan sosial dan budaya peserta didik.


    Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pembelajaran melalui seni drama merupakan salah satu strategi efektif dalam mengembangkan kompetensi pedagogik calon pendidik.

    “Kemampuan mengajar tidak hanya bertumpu pada metode konvensional. Drama adalah media pembelajaran yang mampu meningkatkan minat, empati, dan partisipasi peserta didik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi guru yang kreatif, reflektif, dan profesional,” ujarnya.

     Lima Fakta Menarik UAS Drama “Nenek Mallomo”

    1. Berbasis Project Based Learning (PjBL)
      UAS dilaksanakan dalam bentuk proyek pementasan drama, bukan ujian tulis konvensional.

    2. Mengangkat Kearifan Lokal Bugis
      Drama “Nenek Mallomo” sarat nilai moral dan edukatif yang relevan dengan pendidikan karakter.

    3. Kolaboratif dan Multiketerampilan
      Mahasiswa berperan sebagai aktor, penulis naskah, sutradara, hingga manajer pementasan.

    4. Bimbingan Akademik Intensif
      Didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Isumarni, S.Pd., M.Pd.

    5. Relevan dengan Dunia Pendidikan
      Drama diposisikan sebagai media pembelajaran inovatif bagi calon guru bahasa Inggris.


    Pementasan drama “Nenek Mallomo” bukan sekadar ujian akhir, melainkan ruang pembentukan karakter dan profesionalisme calon pendidik. Melalui seni, budaya, dan kreativitas, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang membuktikan bahwa pembelajaran bermakna lahir dari keberanian untuk berinovasi dan menghargai nilai lokal. Dari ruang kelas ke panggung, dari teori ke praktik—inilah wajah pendidikan yang hidup dan berdampak.

    Komentar

    Tampilkan