![]() |
Ribuan Pelari Se-Indonesia Dalam Rappang Run 2026 Jadikan Festival Sport Tourism Sidrap |
NARASIRAKYAT — Rappang Run 2026 sukses besar dan menjadi magnet perhatian publik. Ribuan pelari tumpah ruah di Kecamatan Panca Rijang, Ahad, 1 Februari 2026, mengikuti ajang lari yang bukan sekadar olahraga, tetapi juga perayaan kreativitas, budaya, dan denyut ekonomi lokal. Event ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-681 Kabupaten Sidenreng Rappang dengan tema “Sumange’na Bumi Nene Mallomo 2.0.”
Kegiatan prestisius ini dihadiri langsung Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, didampingi Ketua TP PKK Sidrap, Hj. Haslinda, serta jajaran Forkopimda, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan sport tourism sebagai penggerak ekonomi dan citra daerah.
Rappang Run 2026 menawarkan pengalaman berlari yang unik dan berkesan. Dengan titik start dan finish di Monumen Bambu Runcing Rappang, peserta diajak menyusuri rute yang memadukan hamparan hijau persawahan khas Sidrap, spot ikonik kota, serta lintasan beton yang dihiasi karya mural kreatif anak muda.
Tak hanya itu, kostum unik peserta, atmosfer meriah, dan deretan UMKM lokal yang ramai diserbu pengunjung menghadirkan nuansa festival yang hidup. “Bukan cuma lari, tapi vibes,” menjadi ungkapan yang menggambarkan suasana sepanjang event.
Secara teknis, Rappang Run 2026 digelar dalam dua kategori utama:
10K (Umum)
5K (Umum dan Pelajar)
Rute dirancang khusus untuk menonjolkan potensi sport tourism Sidrap, termasuk konsep “Seni di Atas Beton” dan panorama “Jalur Saromase”—jalur yang memanjakan mata dengan lanskap pedesaan yang asri. Peserta juga menerima jersey edisi khusus dengan identitas visual kuat, menggunakan warna-warna berani yang merepresentasikan semangat Sidrap.
Dengan target 4.000 peserta, Rappang Run 2026 berhasil mencapai kapasitas maksimal, menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang diikuti sekitar 2.000–2.100 pelari. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikan event ini sebagai ajang perjumpaan pelari nasional dan masyarakat lokal.
Kehadiran kepala daerah dan Forkopimda menegaskan bahwa Rappang Run telah menjadi agenda strategis pemerintah daerah dalam promosi wisata, olahraga, dan ekonomi kreatif.
Keberhasilan penyelenggaraan, tingginya partisipasi, serta dampak ekonomi yang dirasakan UMKM lokal membuktikan bahwa Rappang Run 2026 bukan sekadar event seremonial. Kepercayaan peserta dan masyarakat terus tumbuh, menjadikan Rappang Run sebagai salah satu event sport tourism unggulan di Sulawesi Selatan.
Lima Fakta Menarik Rappang Run 2026
Diikuti 4.000 pelari, mencapai target maksimal dan meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Rute “Seni di Atas Beton”, menghadirkan mural kreatif di sepanjang lintasan.
Panorama Jalur Saromase, menyuguhkan hamparan sawah hijau khas Sidrap.
Bagian Hari Jadi ke-681 Sidrap, dengan atmosfer budaya dan sejarah yang kuat.
UMKM lokal menggeliat, menjadi bukti dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Rappang Run 2026 membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi bahasa universal untuk menyatukan kreativitas, budaya, dan kesejahteraan. Dari langkah kaki para pelari, lahir semangat baru untuk Sidrap yang lebih dikenal, lebih hidup, dan lebih maju. Sumange’na Bumi Nene Mallomo 2.0 bukan sekadar tema—ia terasa nyata di setiap kilometer lintasan.







.jpeg)











