![]() |
Angin Kencang Terjang Tiga Wilayah di Sidrap, Sejumlah Rumah Warga Rusak |
NARASIRAKYAT — Bencana angin kencang disertai hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidenreng Rappang pada Minggu, 8 Februari 2026, sekitar pukul 16.05 WITA. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan ringan pada beberapa unit rumah warga di tiga lokasi berbeda, yakni Desa Takkalasi Kecamatan Maritengngae, Kelurahan Lawawoi Kecamatan Watang Pulu, dan Desa Tonrong Rijang Kecamatan Baranti.
Berdasarkan laporan BPBD Sidrap, angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.
BPBD Sidrap mencatat, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai hembusan angin kencang melanda wilayah Sidrap pada sore hari. Tekanan angin yang kuat menyebabkan pohon tumbang serta berdampak pada bangunan rumah warga.
Secara rinci, dampak kerusakan meliputi:
2 (dua) unit rumah warga rusak ringan, dan
1 (satu) unit rumah rusak ringan akibat tertimpa pohon tumbang.
Data Warga Terdampak
Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae (tertimpa pohon tumbang)
Eman (L), 52 tahun
Kartini (P), 45 tahun
Desti Emalia (P), 18 tahun
Sophia Salsabilah (P), 12 tahun
Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu
Safri (L), 51 tahun
Mariana (P), 41 tahun
Muh. Rehank (L), 17 tahun
Muh. Hisyam Nizar (L), 10 tahun
Muhammad Fawaz S. (L), 7 tahun
Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti
Muh. Yang Hafid (L), 63 tahun
Nazwa Aulia Hafid (P), 22 tahun
Adam Rizki Hafid (L), 19 tahun
Naila Nurfadhillah Hafid (P), 17 tahun
Seluruh warga terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat.
BPBD Sidrap mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan yang disertai angin kencang. Warga diharapkan memperhatikan kondisi pohon besar di sekitar rumah serta segera melapor apabila ditemukan potensi bahaya di lingkungan masing-masing.
Lima Fakta Menarik Kejadian Angin Kencang di Sidrap
Terjadi serentak di tiga kecamatan pada waktu yang hampir bersamaan.
Dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang.
Mengakibatkan kerusakan ringan pada tiga unit rumah warga.
Tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh warga terdampak selamat.
Data kejadian bersumber dari laporan resmi BPBD Kabupaten Sidrap.
Peristiwa angin kencang yang melanda beberapa wilayah di Sidrap menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi bencana alam. Keselamatan warga yang tetap terjaga menunjukkan pentingnya kewaspadaan, respon cepat, dan sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan meningkatkan kesadaran lingkungan serta kesiapan menghadapi cuaca ekstrem, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir dan keselamatan bersama tetap menjadi prioritas utama.








