![]() |
Angin Kencang Tumbangkan Pohon, SDN 9 Bila Terdampak Cuaca Ekstrem di Pitu Riase |
NARASIRAKYAT — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jum’at, 6 Februari 2026, sekitar pukul 06.05 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menimpa bangunan SDN 9 Bila.
Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang, kejadian dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba pada pagi hari. Meski menyebabkan kerusakan pada fasilitas pendidikan, tidak terdapat korban jiwa (nihil korban) dalam insiden ini.
laporan kejadian menyampaikan bahwa hujan deras dengan intensitas tinggi disertai hembusan angin kencang menjadi faktor utama tumbangnya pohon di sekitar area sekolah. Kejadian berlangsung saat aktivitas sekolah belum sepenuhnya dimulai, sehingga potensi risiko terhadap warga sekolah dapat diminimalkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah musim dengan intensitas hujan dan angin yang meningkat. BPBD Sidrap terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kejadian darurat demi keselamatan bersama.
Lima Fakta Menarik Peristiwa Angin Kencang di Desa Botto
Terjadi pada pagi hari pukul 06.05 WITA saat aktivitas sekolah belum padat.
Cuaca ekstrem menjadi penyebab utama pohon tumbang.
Bangunan SDN 9 Bila terdampak, namun tidak ada korban jiwa.
Respons cepat BPBD Sidrap dilakukan melalui pendataan dan koordinasi penanganan.
Menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana di lingkungan fasilitas publik.
Di balik peristiwa ini, keselamatan yang tetap terjaga adalah anugerah yang patut disyukuri. Kejadian pohon tumbang di SDN 9 Bila menjadi pelajaran berharga bahwa kesiapsiagaan, mitigasi, dan kolaborasi antar pihak adalah kunci dalam menghadapi ancaman bencana. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, risiko dapat ditekan, dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.








