![]() |
Bingkisan HUT ke-682 Sidrap Jadi Simbol Nyata Dukungan UMKM Lokal |
NARASIRAKYAT, Sidrap, 16 Februari 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun Daerah (HUTDA) ke-682 Kabupaten Sidenreng Rappang yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang berlangsung khidmat dan penuh makna. Namun, di balik rangkaian acara resmi tersebut, terdapat satu detail yang menjadi sorotan khusus: bingkisan yang dibagikan kepada peserta.
Bingkisan tersebut dikemas dalam tas berlogo resmi HUTDA ke-682. Lebih dari sekadar cenderamata seremonial, isi kantong tersebut terdiri dari makanan dan minuman hasil produksi brand lokal Sidrap. Pilihan ini dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam mengangkat UMKM serta menjaga kestabilan ekonomi daerah.
Langkah ini mencerminkan komitmen kepemimpinan Bupati H. Syahruddin Alrif dan Wakil Bupati Nur Kanaah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan demi mewujudkan Sidrap yang maju dan sejahtera.
Dalam banyak peringatan hari jadi daerah, bingkisan kerap dipandang sebagai pelengkap acara. Namun di Sidrap, pilihan produk lokal sebagai isi bingkisan menunjukkan pendekatan pembangunan yang membumi.
Produk makanan dan minuman UMKM yang disertakan bukan hanya memberi nilai ekonomis langsung kepada pelaku usaha, tetapi juga memperluas eksposur brand lokal kepada tamu undangan, pejabat, tokoh masyarakat, hingga insan pers.
Kabupaten Sidenreng Rappang yang dikenal sebagai salah satu sentra pertanian dan peternakan nasional, kini terus memperkuat hilirisasi produk serta mendorong pelaku UMKM agar naik kelas. Momentum HUT ke-682 menjadi panggung strategis untuk menunjukkan bahwa kebijakan penguatan ekonomi lokal bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata.
Lima Fakta Menarik di Balik Bingkisan HUT ke-682
Brand Lokal Mendominasi Isi Bingkisan
Seluruh makanan dan minuman berasal dari pelaku UMKM Sidrap.Desain Tas Berlogo Resmi HUTDA
Kemasan memperkuat identitas dan menjadi suvenir bernilai simbolik.Strategi Promosi Efektif
Produk lokal diperkenalkan langsung kepada tamu lintas sektor.Dukungan Nyata terhadap Ekonomi Kerakyatan
Kebijakan ini membantu perputaran ekonomi di tingkat lokal.Selaras dengan Visi “Sidrap Maju dan Sejahtera”
Penguatan UMKM menjadi salah satu pilar pembangunan daerah.
Di usia ke-682 tahun, Sidrap tidak hanya merayakan sejarah panjangnya, tetapi juga menegaskan arah masa depannya. Dari detail sederhana seperti bingkisan HUTDA, tersirat pesan kuat bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari penguatan potensi sendiri.
Ketika produk lokal diberi ruang di panggung resmi, maka ekonomi kerakyatan pun mendapatkan panggung kehormatannya. Semangat inilah yang diharapkan terus mengakar, menjadikan Sidrap semakin kokoh, mandiri, dan berdaya saing.




.jpeg)












