-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Dari Sidrap untuk Indonesia! Muhammad Ardiansyah Putra Daerah Terpilih sebagai Sekjen Nasional ILMISPI Periode 2026–2028

    Satry Polang
    Jumat, 13 Februari 2026, Februari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T16:04:54Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Dari Sidrap untuk Indonesia! Muhammad Ardiansyah Putra Daerah Terpilih sebagai Sekjen Nasional ILMISPI Periode 2026–2028



    NARASIRAKYAT  — Kongres Nasional IX Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMISPI) yang berlangsung pada 8–12 Februari 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta resmi menetapkan seorang putra daerah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Muhammad Ardiansyah sebagai Sekretaris Jenderal Nasional ILMISPI periode 2026–2028.


    Kongres yang menjadi forum tertinggi organisasi tersebut mempertemukan delegasi mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Agenda utama meliputi evaluasi kepengurusan sebelumnya, perumusan arah strategis organisasi, serta pemilihan kepemimpinan nasional secara demokratis.


    Dalam proses pemilihan yang berlangsung dinamis dan argumentatif, kandidat asal Sidrap memperoleh dukungan mayoritas peserta kongres. Keputusan tersebut menjadi simbol kepercayaan nasional terhadap kapasitas kader daerah dalam memimpin organisasi mahasiswa berskala nasional.


    Kongres Nasional IX ILMISPI tidak sekadar menjadi arena pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang konsolidasi intelektual. Delegasi dari berbagai wilayah menyampaikan pandangan terkait isu-isu kebangsaan, dinamika demokrasi, tata kelola pemerintahan, hingga tantangan sosial-politik kontemporer.

    Sebagai Sekretaris Jenderal Nasional, putra daerah Sidrap ini akan memegang peran strategis dalam:

    • Mengoordinasikan kerja-kerja organisasi secara nasional

    • Memperkuat konsolidasi wilayah dan komunikasi antar daerah

    • Mengawal implementasi kebijakan presidium nasional

    • Menjaga kesinambungan gerakan intelektual mahasiswa sosial-politik


    Dalam pidato perdananya, ia menegaskan komitmen untuk membawa ILMISPI menjadi organisasi yang substantif dan berdampak.

    “Kita ingin ILMISPI bukan sekadar forum seremonial, tetapi menjadi laboratorium gagasan dan gerakan yang relevan dengan dinamika sosial-politik Indonesia,” tegasnya di hadapan peserta kongres.


    Terpilihnya kader asal Sidrap ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Hal tersebut membuktikan bahwa proses kaderisasi di daerah mampu melahirkan pemimpin nasional yang kompeten, visioner, dan memiliki kapasitas argumentatif yang kuat.

    Sidrap, yang selama ini dikenal sebagai daerah agraris dan sentra pangan nasional, kembali menunjukkan kontribusinya di bidang kepemimpinan intelektual mahasiswa tingkat nasional.


    Lima Fakta Menarik

    1. Kongres Nasional IX ILMISPI digelar selama lima hari di Yogyakarta.

    2. Delegasi berasal dari berbagai perguruan tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Indonesia.

    3. Pemilihan berlangsung demokratis dengan dukungan mayoritas peserta.

    4. Sekjen Nasional memegang peran sentral dalam koordinasi dan konsolidasi organisasi.

    5. Kongres menghasilkan rekomendasi strategis terkait advokasi kebijakan publik dan penguatan kapasitas akademik kader.


    Kongres Nasional IX ILMISPI ditutup dengan pembacaan rekomendasi strategis organisasi, yang mencakup:

    • Penguatan advokasi kebijakan publik berbasis riset

    • Peningkatan kapasitas akademik dan literasi politik kader

    • Konsolidasi nasional lintas wilayah

    • Penguatan peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah

    Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa ILMISPI semakin solid, progresif, dan adaptif dalam menjawab tantangan zaman.


    Dari Sidrap untuk Indonesia, terpilihnya Sekretaris Jenderal Nasional ILMISPI periode 2026–2028 menjadi bukti bahwa kepemimpinan nasional lahir dari proses kaderisasi yang inklusif dan merata.

    Semangat intelektual, komitmen kebangsaan, dan keberanian berpikir progresif menjadi modal utama untuk mengawal masa depan Indonesia melalui gerakan mahasiswa yang substansial dan berintegritas.

    Komentar

    Tampilkan