![]() |
Pendidikan Unggul Sidrap! Bahasa Arab Jadi Fondasi Pemahaman Al-Qur’an di Ponpes Lapakolongi |
NARASIRAKYAT — Upaya memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam tidak dapat dipisahkan dari penguasaan bahasa Arab sebagai bahasa wahyu. Berangkat dari kesadaran tersebut, MI Terpadu Pesantren Lapakolongi terus berikhtiar menghadirkan pembelajaran bahasa Arab sejak dini sebagai bagian dari penguatan pendidikan dasar berbasis keislaman.
Program pembelajaran ini dirancang untuk menanamkan fondasi linguistik kepada peserta didik sejak usia sekolah dasar, sehingga mereka tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mulai memahami makna dan struktur bahasa Al-Qur’an secara bertahap dan kontekstual.
Pimpinan Pesantren Lapakolongi, Dr. Wahidin Ar Rafany, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara spiritual, intelektual, dan berkarakter.
“Belajar bahasa Arab sejak dini adalah investasi keilmuan. Dengan bahasa Arab, anak-anak tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi mulai memahami pesan dan hikmah yang terkandung di dalamnya,” ujar Dr. Wahidin Ar Rafany.
Pembelajaran bahasa Arab di MI Terpadu Pesantren Lapakolongi juga sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam mendorong pendidikan unggul yang berakar pada nilai-nilai religius dan kearifan lokal.
Program ini menjadi bukti nyata kontribusi lembaga pendidikan pesantren dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia Sidrap yang berdaya saing, berakhlak, dan memiliki literasi keagamaan yang kuat.
Selain aspek kebahasaan, pembelajaran bahasa Arab di MI Terpadu Pesantren Lapakolongi dikemas secara komunikatif dan menyenangkan, disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan minat belajar, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia awal pendidikan.
Lima Fakta Menarik Pembelajaran Bahasa Arab di MI Terpadu Pesantren Lapakolongi
Diterapkan sejak dini pada jenjang madrasah ibtidaiyah.
Bertujuan memperdalam pemahaman Al-Qur’an, bukan sekadar kemampuan membaca.
Mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Pesantren Lapakolongi, Dr. Wahidin Ar Rafany.
Selaras dengan program pendidikan unggul Pemerintah Daerah Sidrap.
Menggunakan pendekatan pembelajaran komunikatif dan ramah anak.
Dari ruang-ruang kelas MI Terpadu Pesantren Lapakolongi, ikhtiar membangun generasi Qur’ani dimulai sejak usia dini. Dengan bahasa Arab sebagai jembatan pemahaman wahyu, anak-anak dipersiapkan tidak hanya menjadi pembaca Al-Qur’an, tetapi juga generasi yang memahami, mengamalkan, dan menjadikan nilai-nilai Ilahi sebagai pedoman hidup.
Langkah kecil yang konsisten ini menjadi bagian penting dari upaya besar membangun Sidrap sebagai daerah dengan pendidikan unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.








