![]() |
DENGAN TEMA BERSIHKAN LANGKAH, SUCIKAN HATI! Ratusan Runners Se-Sidrap Tempuh 14,47 KM Sambut Bulan Suci Ramadan |
NARASIRAKYAT — Semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan terasa kuat dalam kegiatan lari bertajuk “Bersihkan Langkah, Sucikan Hati” yang digelar komunitas runners se-Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa pagi.
Ratusan pelari dari berbagai komunitas lari antusias menempuh jarak 14,47 kilometer, sebuah simbol perjalanan fisik sekaligus spiritual dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadan 1447 H. Sejak subuh, peserta telah memadati titik start di Kopi AKA Pangkajene dengan penuh semangat dan nuansa kebersamaan.
Koordinator panitia, H. Arpiandi, yang juga Ketua HIPMIRUN SIDRAP, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga.
“Melalui setiap langkah, kita belajar tentang kesabaran, keikhlasan, dan konsistensi. Sama seperti Ramadan, yang mengajarkan kita untuk menahan diri dan menyucikan hati,” ujarnya.
Sepanjang rute, para peserta tetap menjaga kebersamaan dan ketertiban. Dukungan masyarakat di sepanjang jalan turut menambah semarak suasana pagi yang penuh makna tersebut.
Kegiatan ini menghadirkan perspektif baru bahwa olahraga bukan hanya soal kebugaran, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual. Jarak 14,47 kilometer dipilih bukan tanpa makna—angka tersebut menjadi simbol Ramadan 1447 Hijriah.
Setiap kilometer yang ditempuh menggambarkan perjalanan menuju kesucian hati. Nafas yang teratur, langkah yang konsisten, serta rasa lelah yang dikelola dengan sabar menjadi metafora kecil dari ibadah puasa yang menuntut ketahanan fisik dan pengendalian diri.
Kebersamaan antarpelari juga memperkuat pesan bahwa Ramadan adalah momentum kolektif untuk memperbaiki diri, bukan hanya secara individu tetapi juga dalam bingkai ukhuwah dan solidaritas sosial.
Lima Fakta Menarik Event Ini
Simbolik 14,47 KM – Jarak lari menyesuaikan tahun Hijriah 1447 sebagai pesan spiritual yang kuat.
Start Sejak Subuh – Peserta sudah memadati lokasi sejak dini hari, menunjukkan antusiasme tinggi.
Kolaborasi Komunitas – Menghimpun berbagai komunitas lari di Sidrap dalam satu semangat kebersamaan.
Dukungan Masyarakat – Warga di sepanjang rute turut memberi semangat, menciptakan atmosfer positif.
Makna Lebih dari Olahraga – Event ini mengedepankan refleksi diri, bukan sekadar capaian waktu tempuh.
Bagi para runners, garis finish bukanlah tujuan akhir. Finish sejati adalah hati yang lebih bersih, niat yang lebih lurus, dan semangat yang lebih kuat menyambut Ramadan.
“Bersihkan Langkah, Sucikan Hati” menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kebaikan dimulai dari satu langkah kecil yang konsisten. Seperti lari 14,47 kilometer itu, Ramadan pun adalah perjalanan yang membutuhkan kesabaran, ketahanan, dan keikhlasan.
Semoga langkah-langkah pagi itu menjadi saksi tekad masyarakat Sidrap untuk memasuki Ramadan dengan hati yang lebih siap dan jiwa yang lebih tenang.




.jpeg)












