-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Di Kongres XII IMMADI, Bupati Syaharuddin Alrif Gaungkan Sidrap Jadi Lumbung Energi dan Al-Qur’an Nasional!

    Satry Polang
    Sabtu, 14 Februari 2026, Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-14T15:39:42Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Di Kongres XII IMMADI, Bupati Syaharuddin Alrif Gaungkan Sidrap Jadi Lumbung Energi dan Al-Qur’an Nasional!


    NARASIRAKYAT ---- Sidrap, 14 Februari 2026, Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri Kongres XII Tingkat Pusat Ikatan Mahasiswa Darud Da’wah wal Irsad (IMMADI) yang digelar di Kampus DDI Sidrap, Kelurahan Majelling, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (14/2/2026).


    Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor DDI Sidrap Dr. Mansur, Wakil Rektor III DDI Sidrap Dr. Mujahidin, serta ratusan mahasiswa delegasi dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.


    Kongres yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan seminar, dialog intelektual, diskusi strategis, serta pelatihan kepemimpinan guna menetapkan estafet kepemimpinan baru di tubuh IMMADI.


    Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menegaskan konsep kepemimpinannya yang memadukan tiga komponen utama:

    • Umara (pemerintah)

    • Ulama

    • Aghniya dermawan (investor)

    Menurutnya, kolaborasi tiga elemen ini menjadi fondasi percepatan pembangunan Kabupaten Sidenreng Rappang di berbagai sektor strategis.


    Ia mengajak seluruh elemen menjadikan Sidrap sebagai:

    • Lumbung beras

    • Lumbung telur

    • Lumbung penghafal Al-Qur’an

    • Lumbung energi terbarukan

    “Yakin, Allah akan membukakan pintu dan jalan bagi mereka yang mau bekerja keras,” tegasnya di hadapan ratusan mahasiswa.


    Sebagai kader DDI murni, Syaharuddin juga membagikan perjalanan hidupnya sejak masa pendidikan hingga dipercaya memimpin daerah, sebagai motivasi bagi generasi muda agar berani bermimpi dan berikhtiar.


    Dalam paparannya, Bupati menjelaskan bahwa Sidrap telah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Sidrap, yang disebut sebagai pembangkit listrik tenaga bayu terbesar di Asia Tenggara dan pertama di Indonesia.

    PLTB tersebut memiliki kapasitas 75 MW, yang mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 42.000 rumah di Sulawesi Selatan.


    Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kapasitas menjadi 200 MW, dengan target pemenuhan listrik hampir 200.000 rumah.

    Selain itu, Sidrap juga memiliki potensi energi terbarukan lain, seperti:

    • Panas bumi

    • Pembangkit listrik tenaga surya di Danau Sidenreng

    Syaharuddin berharap kerja sama antara pemerintah, ulama, dan investor dapat menjadikan Sidrap sebagai model pengembangan energi bersih berbasis daerah.


    Ketua Umum Pimpinan Pusat IMMADI, Hery Syarullah, menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan Kongres XII di Sidrap.

    Ia menyebut Sidrap sebagai salah satu sentrum gerakan Darud Da’wah wal Irsad dengan sejarah dan ideologi yang kuat.


    Hery menyinggung peran Guruta Ambo Dalle yang pernah berdakwah di wilayah ini dan memiliki murid-murid yang tetap setia pada ideologi DDI.

    “Basis massa gerakan historis dakwah Sidrap amat dekat dengan historis dan ideologi Darud Da’wah wal Irsad, sehingga kami ingin menggabung kembali dan mengingat sejarah kita bahwa Sidrap dan Darud Da’wah wal Irsad adalah satu kesatuan yang saling melengkapi,” ujarnya.

    Ia juga memohon dukungan pemerintah agar estafet kepemimpinan IMMADI dapat bersinergi dengan arah pembangunan daerah.


    Lima Fakta Menarik Kongres XII IMMADI

    1.  Dihadiri delegasi dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

    2.  Mengusung penguatan sinergi antara pemerintah, ulama, dan investor.

    3.  Menegaskan Sidrap sebagai pusat energi terbarukan berbasis daerah.

    4. Membahas estafet kepemimpinan nasional IMMADI.

    5.  Menghidupkan kembali memori historis dakwah DDI di Sidrap.


    Kongres XII IMMADI bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan. Ia menjadi titik temu antara sejarah dakwah, semangat intelektual mahasiswa, dan visi pembangunan masa depan.

    Di Sidrap, mahasiswa tidak hanya diajak berdiskusi, tetapi juga diajak bermimpi — tentang daerah yang mandiri pangan, kuat dalam nilai keislaman, dan maju dalam energi terbarukan.


    Ketika umara, ulama, dan investor duduk dalam satu visi, maka pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal peradaban.

    Sidrap hari ini berbicara tentang sinergi.
    Dan dari ruang kongres itu, masa depan sedang dirancang dengan keyakinan dan kerja keras.

    Komentar

    Tampilkan