![]() |
FEB UNISAN Sidrap Bersama UMB Palopo Dorong UMKM Cemilan Ibu Engkeng Siap Naik Kelas |
NARASIRAKYAT — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (FEB UNISAN Sidrap) menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi lokal melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Mega Buana Palopo (UMB Palopo). Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Pendampingan Literasi Finansial dan Digitalisasi Pemasaran bagi UMKM Cemilan Ibu Engkeng di Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini merupakan sinergi lintas perguruan tinggi yang melibatkan Jurusan Manajemen dan Jurusan Akuntansi FEB UNISAN Sidrap bersama dosen Universitas Mega Buana Palopo. Kolaborasi tersebut menjadi praktik nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung UMKM lokal agar lebih adaptif, profesional, dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi digital.
Tim pengabdian terdiri atas dosen-dosen berkompeten di bidang manajemen dan akuntansi, yakni Dr. A. Kartini Sari Putri D., M.M., Jumriah Basri, S.M., M.M., Ari Ayu, S.E., M.Ak., Andi Sri Kumala Putri P., S.E., M.Ak., serta Nurfaisah, S.E., M.M. dari Universitas Mega Buana Palopo. Kehadiran tim dengan latar belakang keilmuan yang relevan mencerminkan aspek Expertise, memastikan materi pendampingan disampaikan secara aplikatif dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Materi yang diberikan meliputi literasi finansial dasar, pencatatan keuangan sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, hingga strategi digitalisasi pemasaran melalui media sosial dan platform daring. Pendampingan dilakukan secara langsung dan interaktif, sehingga mitra UMKM dapat memahami dan mempraktikkan materi sesuai kondisi usaha yang dijalankan.
UMKM Cemilan Ibu Engkeng, yang bergerak di bidang produksi cemilan dan oleh-oleh khas Sidrap, dipilih sebagai mitra karena memiliki potensi pengembangan yang besar namun masih membutuhkan penguatan pada aspek manajemen keuangan dan pemasaran digital. Pemilik usaha, Andi Fitriana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
“Pendampingan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami pencatatan keuangan yang lebih tertib dan strategi pemasaran digital agar produk Cemilan Ibu Engkeng bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Andi Fitriana.
Kolaborasi antarperguruan tinggi ini menegaskan peran FEB UNISAN Sidrap dan Universitas Mega Buana Palopo sebagai institusi akademik yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Pendekatan berbasis kebutuhan UMKM memperkuat relevansi akademik dengan realitas sosial ekonomi di daerah.
Sementara itu, tercermin dari proses pendampingan yang berkelanjutan, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas mitra. UMKM tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapatkan arahan praktis yang dapat langsung diterapkan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Melalui kegiatan ini, FEB UNISAN Sidrap dan Universitas Mega Buana Palopo berharap UMKM Cemilan Ibu Engkeng mampu meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing produk lokal Sidrap. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
Lima Fakta Menarik Pendampingan UMKM Cemilan Ibu Engkeng
Kolaborasi Antarperguruan Tinggi
Melibatkan FEB UNISAN Sidrap dan Universitas Mega Buana Palopo.Fokus Literasi Finansial dan Digital Marketing
Pendampingan diarahkan pada pengelolaan keuangan dan pemasaran digital UMKM.Didampingi Dosen Berkompeten
Tim pengabdian berasal dari bidang manajemen dan akuntansi.UMKM Lokal Produk Khas Sidrap
Cemilan Ibu Engkeng merupakan produsen cemilan dan oleh-oleh khas daerah.Bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi
Kegiatan ini menjadi implementasi nyata pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi FEB UNISAN Sidrap dan Universitas Mega Buana Palopo membuktikan bahwa sinergi akademik mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan UMKM lokal. Dengan penguatan literasi finansial dan digitalisasi pemasaran, UMKM Sidrap diharapkan mampu naik kelas, berdaya saing, dan menjadi pilar pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.








