-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Kolaborasi Nasdem Sulsel–Gorontalo Siap Guncang Peta Pangan Nasional

    Satry Polang
    Kamis, 05 Februari 2026, Februari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T05:35:50Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Kolaborasi Nasdem Sulsel–Gorontalo Siap Guncang Peta Pangan Nasional



    NARASIRAKYAT  — Ketua DPW Partai Nasdem Gorontalo Rachmat Gobel dan Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif menggelar silaturahim sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis antarprovinsi di kawasan Sulawesi. Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Februari 2026, dengan fokus utama pada penguatan sektor pangan, pertanian, dan ekonomi kerakyatan.


    Dalam pertemuan itu, Rachmat Gobel menegaskan pentingnya sinergi daerah dalam menjawab tantangan global, khususnya krisis pangan, perubahan iklim, dan tekanan ekonomi dunia. Ia menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci memperkuat ketahanan nasional dari akar rumput.

    “Dunia sedang dihadapkan pada masalah pangan. Karena itu kedua daerah harus bersinergi untuk saling memajukan. Sulawesi Selatan surplus beras dan telur ayam, ini peluang untuk dikirim ke Gorontalo. Sementara Gorontalo surplus jagung dan gula aren yang bisa dikirim ke Sidrap,” ujar Gobel.


    Rachmat Gobel, yang juga anggota DPR RI, menegaskan komitmennya pada politik pembangunan dan politik kesejahteraan. Menurutnya, politik seharusnya menjadi alat untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar arena pertarungan kepentingan.

    “Perbanyak karya nyata, bukan karya kata. Jangan hanya sibuk membangun tangga politik kekuasaan yang melahirkan gontok-gontokan, intrik, dan klik politik. Kita harus lebih banyak berkontribusi secara sosial bersama masyarakat,” tegasnya.

    Gobel juga menyoroti beratnya tantangan hidup masyarakat saat ini akibat tekanan ekonomi global, terbatasnya anggaran pemerintah, serta sulitnya lapangan kerja, terutama di wilayah Indonesia timur.


    Ketua DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Sidrap, menyambut baik gagasan kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antardaerah, khususnya sesama wilayah timur Indonesia, merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

    Syahar menegaskan bahwa Kabupaten Sidrap siap berbagi pengalaman, pengetahuan, dan sumber daya di sektor pertanian dan pangan sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian daerah berbasis potensi lokal.


    Gobel memaparkan pengalamannya mendorong kolaborasi antardaerah. Ia mencontohkan kerja sama antara Gorontalo dan Kota Sukabumi dalam pengembangan pertanian kedelai dan industri tempe.


    “Gorontalo siap memasok kacang kedelai, Sukabumi siap mengolahnya menjadi tempe. Ini bukti bahwa sinergi daerah bisa saling menguntungkan. Sekarang, mari kita kaji potensi kerja sama antara Gorontalo dan Sidrap,” ujarnya.

    Selama lima tahun terakhir, Gobel mengaku fokus pada sektor pangan, pertanian, kelautan, perkebunan, dan UMKM—bidang-bidang yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat.


    Lima Fakta Menarik Silaturahim Gobel–Syahar

    1. Fokus Ketahanan Pangan Nasional
      Pertemuan ini menitikberatkan pada solusi konkret menghadapi krisis pangan global.

    2. Sinergi Surplus Komoditas
      Sulsel unggul beras dan telur, Gorontalo unggul jagung dan gula aren—potensi kerja sama saling menguntungkan.

    3. Penguatan Kerja Sama Timur–Timur
      Kolaborasi antardaerah Indonesia timur dipandang sebagai jalan keluar dari ketimpangan pembangunan.

    4. Berbasis Pengalaman Nyata
      Model kerja sama Gorontalo–Sukabumi menjadi referensi konkret untuk Sidrap.

    5. Politik Kesejahteraan sebagai Arah Bersama
      Keduanya sepakat politik harus menghadirkan manfaat langsung bagi rakyat.


    Silaturahim antara Rachmat Gobel dan Syaharuddin Alrif menjadi simbol harapan baru bagi penguatan kerja sama daerah berbasis solidaritas dan kemandirian. Di tengah tantangan global yang kian kompleks, sinergi antardaerah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan mengedepankan karya nyata dan kepentingan rakyat, kolaborasi Gorontalo–Sulawesi Selatan diharapkan menjadi model pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi Indonesia timur.

    Komentar

    Tampilkan