-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    LDNU PCNU Sidrap Gelar Ajang Kreasi Naskah Dakwah Bugis, Wadah Lahirkan Dai Berbasis Kearifan Lokal

    Satry Polang
    Sabtu, 21 Februari 2026, Februari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-22T02:56:58Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

     


    LDNU PCNU Sidrap Gelar Ajang Kreasi Naskah Dakwah Bugis, Wadah Lahirkan Dai Berbasis Kearifan Lokal


    NARASIRAKYAT  — Dalam upaya memperkuat dakwah berbasis kearifan lokal, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Sidenreng Rappang resmi menggelar Ajang Kreasi Naskah Dakwah Bugis. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi intelektual dan spiritual bagi warga Nahdliyyin yang ingin berkontribusi melalui karya tulis dakwah berbahasa Bugis.


    Program ini diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Dakwah di bawah naungan PCNU Sidrap, sebagai bagian dari komitmen menjaga tradisi Ahlus Sunnah Wal Jamaah serta merawat nilai budaya lokal dalam syiar Islam.


    Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi gerakan literasi dakwah yang meneguhkan identitas keislaman dan kebudayaan Bugis Naskah yang terpilih nantinya akan diterbitkan dalam Buku Profil & Naskah Dakwah LDNU, sekaligus menjadi referensi bagi para dai di berbagai majelis dan mimbar.


    Kategori dan Persyaratan Naskah

    Ajang ini terbuka untuk Keluarga Besar Nahdlatul Ulama dengan kategori:

    • Ceramah

    • Khutbah Jumat

    • Khutbah Idul Fitri

    • Khutbah Idul Adha

    Persyaratan Utama:

    • Berfaham Ahlus Sunnah Wal Jamaah (An-Nahdiyyah)

    • Menggunakan Bahasa Bugis yang komunikatif

    • Durasi penyampaian 10–25 menit

    • Memuat ayat Al-Qur’an, hadis, dan qaul ulama

    • Mengandung nilai Pappaseng Ogi

    • Karya orisinal

    • Format Microsoft Word


    Timeline dan Mekanisme Pengumpulan

    Sebanyak 10 naskah terbaik akan memperoleh uang tunai Rp300.000 serta diterbitkan secara resmi oleh LDNU.


    Lima Fakta Menarik Ajang Kreasi Naskah Dakwah Bugis

    1. Mengangkat Bahasa Bugis sebagai Media Dakwah Resmi — Menguatkan identitas lokal dalam syiar Islam.

    2. Memadukan Al-Qur’an, Hadis, dan Pappaseng Ogi — Dakwah religius sekaligus kultural.

    3. Diterbitkan dalam Buku Resmi LDNU — Memberikan legitimasi karya peserta.

    4. Berhadiah dan Bernilai Edukatif — Tidak hanya kompetisi, tetapi investasi literasi dakwah.

    5. Momentum Konsolidasi Nahdliyyin Sidrap — Mempererat ukhuwah dan soliditas organisasi.


    Ajang ini menjadi bukti bahwa dakwah tidak hanya disampaikan lewat lisan, tetapi juga melalui pena yang sarat makna. Di tengah tantangan zaman, merawat tradisi dan bahasa daerah adalah bagian dari menjaga warisan peradaban.

    Bagi warga Nahdliyyin, ini bukan sekadar lomba, melainkan panggilan untuk berkontribusi membangun umat dengan nilai keilmuan, kebudayaan, dan akhlak mulia.

    Komentar

    Tampilkan