![]() |
Perkuat Akses Pendidikan Berkelanjutan, Disdikbud Sidrap Verifikasi Anak Tidak Sekolah Langkah Nyata Pendidikan Unggul Sidrap |
NARASIRAKYAT — Dalam upaya nyata menekan angka putus sekolah dan memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang layak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang melaksanakan agenda Verifikasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) pada 10–11 Februari 2026.
Sebanyak enam kecamatan mengikuti kegiatan ini melalui mekanisme pencocokan dan pembaruan data berbasis akun sekolah. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam mewujudkan pendidikan unggul dan berkelanjutan.
Kegiatan ini melibatkan operator sekolah, tenaga pendidik, serta kepala sekolah dalam proses pencocokan data anak yang terindikasi tidak melanjutkan pendidikan. Verifikasi dilakukan secara teliti untuk memastikan validitas identitas, status sekolah, serta kemungkinan reintegrasi ke jalur pendidikan formal maupun non-formal.
Pendekatan berbasis data ini bertujuan agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran—bukan sekadar angka statistik, tetapi benar-benar menyentuh anak-anak yang membutuhkan pendampingan.
Melalui proses validasi ini, anak yang masuk kategori ATS diharapkan dapat segera difasilitasi kembali ke bangku sekolah, baik melalui sekolah formal, Paket A/B/C, maupun jalur pendidikan kesetaraan lainnya.
Agenda verifikasi dan validasi ini selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menciptakan pendidikan unggul sebagai fondasi menuju daerah yang MAJU & SEJAHTERA.
Seluruh elemen pendidikan optimistis bahwa kolaborasi lintas sekolah dan kecamatan akan menjadi langkah konkret membangun generasi emas Sidenreng Rappang.
Lima Fakta Menarik Kegiatan
1️⃣ Dilaksanakan selama dua hari, 10–11 Februari 2026.
2️⃣ Diikuti oleh enam kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang.
3️⃣ Menggunakan mekanisme verifikasi melalui akun sekolah.
4️⃣ Melibatkan operator sekolah, guru, dan kepala sekolah.
5️⃣ Bertujuan memfasilitasi anak kembali ke pendidikan formal maupun non-formal.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Data yang akurat menjadi fondasi kebijakan yang efektif. Dengan kolaborasi seluruh elemen pendidikan, penanganan anak tidak sekolah dapat dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak Sidrap.
Di balik proses verifikasi dan validasi data, tersimpan harapan besar: tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari akses pendidikan.
Melalui kerja kolektif dan komitmen berbasis data, Sidenreng Rappang melangkah pasti menuju cita-cita pendidikan unggul—membangun generasi emas yang siap membawa daerah ini semakin MAJU & SEJAHTERA.










