![]() |
Ratusan Mahasiswa UNISAN Sidrap Antusias Ikuti Seminar AI, Ini Pesan Kuat Dr. Annahl Riadi |
NARASIRAKYAT --- Sidrap, 12 Februari 2026, Seminar Teknologi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Ichsan Sidenreng Rappang menghadirkan Dr. Annahl Riadi, S. Kom., M. Kom., sebagai narasumber pertama dengan materi bertajuk “AI dan Transformasi Digital: Peluang dan Tantangan Mahasiswa IT Menuju Era Society 5.0.”
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian seminar bertema besar “From Code to Character” yang menegaskan pentingnya integrasi antara kompetensi teknologi dan pembentukan karakter mahasiswa.
Dalam paparannya, Dr. Annahl menegaskan bahwa Society 5.0 bukan sekadar era kemajuan teknologi, melainkan era di mana inovasi harus berorientasi pada penyelesaian persoalan manusia.
“Mahasiswa IT adalah aktor utama dalam menjembatani masyarakat dari yang belum memahami AI menjadi mampu memanfaatkan AI secara produktif,” ungkapnya di hadapan 107 mahasiswa peserta seminar.
Ia menjelaskan bahwa implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam transformasi digital bekerja pada tiga level utama:
Meningkatkan efisiensi proses,
Menghadirkan layanan yang lebih personal, dan
Mendorong inovasi produk serta layanan baru.
Menurutnya, mahasiswa IT memiliki posisi strategis sebagai problem solver yang mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat ke dalam solusi berbasis teknologi.
Dr. Annahl juga menguraikan berbagai peluang AI, antara lain:
Optimalisasi pekerjaan dan produktivitas
Meminimalisir kesalahan manusia (human error)
Efisiensi sumber daya manusia
Kontribusi signifikan di bidang kesehatan
Transformasi metode pembelajaran
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa perkembangan AI harus diimbangi dengan kesiapan etika, literasi digital, serta tanggung jawab sosial.
Seminar berlangsung dinamis. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang akan dihadapi generasi IT, termasuk isu keamanan data, etika penggunaan AI, hingga persaingan global di bidang teknologi.
Lima Fakta Menarik Seminar
Diikuti oleh 107 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer.
Mengangkat tema strategis tentang AI dan Society 5.0.
Menekankan tiga level implementasi AI dalam transformasi digital.
Menghubungkan teknologi dengan solusi kemanusiaan.
Menjadi bagian dari gerakan penguatan karakter mahasiswa IT.
Seminar ini tidak sekadar forum ilmiah, tetapi ruang refleksi bagi generasi IT untuk memahami bahwa teknologi adalah alat, bukan tujuan akhir.
Di era Society 5.0, mahasiswa IT dituntut bukan hanya menjadi ahli coding, tetapi juga agen perubahan yang mampu menghadirkan teknologi dengan nilai kemanusiaan.
Dari ruang seminar di Sidrap, semangat itu tumbuh — bahwa masa depan digital Indonesia berada di tangan generasi yang adaptif, inovatif, dan berintegritas.








