![]() |
Rutin Setiap Tahun! Aksi Sosial Bulan Ramadhan 1447 H SPBU Mattirotasi Lainungan Tuai Apresiasi Warga |
NARASIRAKYAT, 19 Februari 2026 – Mengawali hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah, SPBU 74.91657 Mattirotasi menggelar kegiatan berbagi buka puasa kepada para pengendara yang mengisi bahan bakar menjelang waktu magrib.
Kegiatan sosial ini diprakarsai oleh Owner SPBU, H. Ikhsan Rakib dan Hj. Rohani Ikhsan, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Sejak sore hari, para pegawai SPBU tampak sigap membagikan takjil dan hidangan berbuka kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Senyum hangat dan ucapan “Selamat berbuka puasa” menjadi bagian dari suasana penuh keberkahan tersebut.
SPBU identik dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi. Namun pada momentum Ramadhan, ruang publik ini berubah menjadi ruang berbagi.
Ani, staf keuangan SPBU, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin setiap Ramadhan.
“Alhamdulillah, ini sudah menjadi kegiatan tahunan kami. Kami ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya pengendara yang mungkin masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujarnya.
Respons pengendara pun sangat positif. Banyak yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut, karena sangat membantu mereka yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka.
Lima Fakta Menarik Berbagi Buka Puasa di SPBU Mattirotasi
Dilaksanakan di Hari Pertama Ramadhan
Momentum awal puasa menjadi simbol komitmen berbagi sejak hari pertama.Agenda Rutin Tahunan
Kegiatan ini bukan pertama kali dilakukan, tetapi telah menjadi tradisi setiap Ramadhan.Melibatkan Seluruh Pegawai
Karyawan SPBU terlibat langsung dalam pembagian takjil dan hidangan berbuka.Menyasar Pengendara yang Sedang Beraktivitas
Sasaran utama adalah masyarakat yang masih dalam perjalanan menjelang magrib.Disambut Antusias dan Apresiatif
Pengendara menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan.
Berbagi di tempat umum seperti SPBU memiliki makna simbolik yang kuat. Ia menunjukkan bahwa kebaikan dapat hadir di mana saja, bahkan di tengah aktivitas ekonomi.
Selain mempererat hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat, kegiatan ini juga menanamkan nilai empati kepada seluruh pegawai yang terlibat.
Ramadhan menjadi momentum memperluas makna pelayanan—bukan hanya mengisi bahan bakar kendaraan, tetapi juga mengisi energi kebaikan bagi sesama.
Di tengah hiruk-pikuk kendaraan dan deru mesin, terselip ketulusan yang sederhana namun bermakna. Sepaket takjil mungkin terlihat kecil, tetapi bagi yang menerimanya di saat tepat, ia menjadi simbol perhatian dan kasih sayang.
Semoga semangat berbagi di SPBU 74.91657 Mattirotasi terus mengalir, menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.







.jpeg)











