![]() |
Pasar Amal Kebaikan Bersama Saromase Disambut Antusias Warga Jadi Ladang Sedekah dan Penggerak Ekonomi |
NARASIRAKYAT, 19 Februari 2026 – Mengawali hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah, kegiatan Pasar Amal Kebaikan Bersama kembali digelar di kawasan Sport Center Rappang. Agenda tahunan ini dilaksanakan rutin, dihari pertama ini sembako dibagikan sebagai bentuk sedekah dan amal jariyah untuk almarhumah Hj. Mardiana (Hj. Wana), serta menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan UMKM lokal.
Sejak sore hari, ratusan pengunjung memadati area pasar. Beragam lapak makanan dan minuman khas Ramadhan berjajar rapi, menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Antusiasme warga terlihat dari ramainya transaksi hingga menjelang waktu berbuka.
Pasar Amal Kebaikan Bersama bukan sekadar bazar Ramadhan. Ia adalah pertemuan antara nilai spiritual dan ekonomi kerakyatan. Di satu sisi, kegiatan ini menjadi ladang pahala melalui sedekah dan doa bersama untuk almarhumah. Di sisi lain, pasar ini membuka ruang rezeki bagi pelaku UMKM lokal.
Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai waktu terbaik untuk berbagi. Hasil kegiatan menjadi bagian dari amal berkelanjutan yang setiap tahun konsisten dilaksanakan di lokasi yang sama.
Para pedagang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka mengaku penjualan meningkat signifikan dibanding hari biasa, sekaligus merasakan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal.
Lima Fakta Menarik Pasar Amal Kebaikan Bersama
Digelar Rutin Setiap Ramadhan
Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang konsisten dilaksanakan di Sport Center Rappang.Momentum Hari Pertama Ramadhan
Pembukaan di hari pertama menambah semangat berbagi dan kebersamaan.Mendorong UMKM Lokal
Puluhan pedagang makanan dan minuman terlibat, memperkuat ekonomi masyarakat kecil.Respons Positif Pengunjung
Warga menyambut baik kegiatan ini karena selain berbelanja juga bisa berniat sedekah.Amal Jariyah Berkelanjutan
Kegiatan diniatkan sebagai sedekah dan doa untuk almarhumah Hj. Mardiana (Hj. Wana).
Selain menjadi ajang berburu takjil, Pasar Amal ini menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat silaturahmi warga. Perputaran uang di tingkat lokal meningkat, memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan pelaku usaha kecil.
Ramadhan memang bulan ibadah, namun juga bulan solidaritas dan keberkahan ekonomi. Pasar Amal Kebaikan Bersama menjadi contoh konkret bagaimana nilai spiritual dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat.
Hari pertama Ramadhan di Saromase tidak hanya diwarnai dengan ibadah puasa, tetapi juga dengan semangat berbagi dan pemberdayaan. Dari setiap transaksi yang terjadi, terselip niat sedekah dan doa yang mengalir.
Semoga kegiatan ini terus berlanjut, menjadi wasilah kebaikan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan menghadirkan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.







.jpeg)











