![]() |
City Tour Madinah Jamaah Raudatul Jannah Berjalan Lancar, Edukatif dan Penuh Makna Spiritual |
NARASIRAKYAT, MADINAH, 19 Februari 2026 – Jamaah Travel Raudatul Jannah melaksanakan agenda City Tour Madinah pada Kamis (19/2/2026) dengan tertib, khidmat, dan penuh nilai edukasi Islami. Kegiatan dipandu langsung oleh pimpinan travel, Ust. Dr. H. Azhar Burhanuddin, yang memberikan bimbingan historis dan spiritual di setiap destinasi.
Sejak selepas Subuh, jamaah kembali ke hotel untuk persiapan. Tepat pukul 07.30 waktu setempat, jamaah telah berkumpul di lobby Hotel Royal Andalus, sebelum berangkat pukul 08.00 menuju sejumlah lokasi bersejarah di Kota Madinah.
Destinasi yang dikunjungi meliputi:
Masjid Quba
Kebun Kurma
Gunung Uhud
Melewati kawasan Khandak dan Masjid Qiblatain
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Jamaah juga diingatkan untuk berangkat dalam keadaan berwudhu, mengenakan identitas travel (ID card dan syal), serta menjaga ketepatan waktu agar dapat melaksanakan Shalat Dzuhur di Masjid Nabawi.
City Tour Madinah bukan sekadar wisata religi, melainkan perjalanan menapaktilasi jejak dakwah Rasulullah SAW dan para sahabat. Di Masjid Quba—masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam—jamaah mendapatkan penjelasan tentang nilai hijrah, persaudaraan, dan fondasi peradaban Islam.
Di Gunung Uhud, jamaah diajak merenungi pelajaran kepatuhan dan konsekuensi dari Perang Uhud. Penjelasan Ust. Dr. H. Azhar Burhanuddin memperkaya pemahaman sejarah sekaligus memperkuat refleksi spiritual.
Perjalanan yang terstruktur dan tepat waktu memungkinkan jamaah tetap fokus beribadah tanpa mengabaikan aspek edukasi. Ketertiban rombongan juga menjadi cerminan manajemen perjalanan yang profesional.
Lima Fakta Menarik City Tour Madinah
Briefing Disiplin Sejak Pagi – Jamaah sudah bersiap sejak selepas Subuh untuk memastikan agenda berjalan tepat waktu.
Bimbingan Langsung Pimpinan Travel – Edukasi sejarah dan tafsir lokasi disampaikan langsung oleh ustaz pembimbing.
Integrasi Ibadah dan Edukasi – Agenda dirancang agar jamaah tetap dapat melaksanakan Shalat Dzuhur di Masjid Nabawi.
Manajemen Identitas dan Keamanan – Seluruh jamaah diwajibkan memakai ID card dan syal travel demi keamanan dan koordinasi.
Tingkat Kepuasan Jamaah Tinggi – Jamaah mengaku puas dengan layanan, kenyamanan, serta nilai edukatif yang diperoleh.
Setiap langkah di Madinah adalah jejak sejarah. Setiap doa di Masjid Nabawi adalah harapan yang dipanjatkan dengan kerinduan. City Tour ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan batin yang memperkaya iman dan memperdalam cinta kepada Rasulullah SAW.
Semoga setiap kisah yang didengar menjadi pelajaran, setiap tempat yang dikunjungi menjadi saksi doa, dan setiap pengalaman yang dirasakan menjadi bekal perubahan diri sepulang ke tanah air.







.jpeg)











