![]() |
Hadiri Reuni Alumni 98 SMAN 467 Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Pimpin Aksi Berbagi Takjil |
NARASIRAKYAT — Suasana hangat penuh nostalgia dan kepedulian sosial mewarnai reuni alumni Putih Abu-Abu angkatan 1998 SMAN 467 Pangkajene yang digelar di Jalan Andi Nurdin, Kelurahan Pangkajene, Selasa (17/3/2026).
Momentum istimewa ini semakin bermakna dengan kehadiran Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, yang juga merupakan bagian dari angkatan 1998. Dalam kesempatan tersebut, ia tidak hanya hadir sebagai pejabat daerah, tetapi juga sebagai sahabat lama yang kembali menjalin silaturahmi.
Reuni ini diinisiasi oleh Burhanuddin bersama alumni lainnya, dengan pendanaan yang bersumber dari kontribusi kolektif alumni angkatan 98. Kebersamaan yang terbangun selama puluhan tahun itu tampak tetap terjaga dan semakin kuat.
Dari Reuni Menjadi Aksi Sosial: Berbagi Takjil di Bulan Ramadan
Tidak sekadar temu kangen, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas. Bupati Syaharuddin memimpin langsung kegiatan tersebut bersama rekan-rekan alumni.
Dengan mengenakan nuansa kebersamaan khas putih abu-abu, para alumni turun ke jalan membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat. Aksi ini menjadi simbol bahwa kebersamaan alumni tidak hanya berhenti pada kenangan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat menerima takjil, sekaligus mengapresiasi kepedulian para alumni yang hadir berbagi di bulan penuh berkah.
Pesan Kuat Bupati: Belanja Lokal dan Perkuat Ekonomi Daerah
Di sela-sela kegiatan, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan pesan strategis kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ia mengimbau warga untuk mengutamakan belanja kebutuhan lebaran di wilayah Sidrap guna mendukung perputaran ekonomi lokal.
“Kalau mau beli baju baru, usahakan jangan belanja di kabupaten lain. Belanjanya di Sidrap saja,” ujarnya.
Pesan ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah melalui partisipasi aktif masyarakat.
Ajakan Salat Idulfitri Terpusat dan Halalbihalal
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat Idulfitri secara terpusat di Stadion Ganggawa.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan salat Id di lapangan merupakan sunnah yang dianjurkan, serta menjadi momentum mempererat persatuan umat.
Usai salat, masyarakat juga diundang untuk menghadiri halalbihalal di Rumah Jabatan Bupati sebagai ruang memperkuat silaturahmi.
Motivasi Pengabdian: Syukur Lewat Kinerja
Dalam suasana penuh keakraban, Bupati juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan alumni terkait pentingnya meningkatkan kinerja sebagai bentuk rasa syukur.
“Yang sudah mendapatkan amanah jabatan, terus tingkatkan kinerja. Yang belum, tetap sabar dan terus bekerja dengan baik,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari jabatan, tetapi juga dari dedikasi dan konsistensi dalam bekerja.
Silaturahmi Berlanjut, Dekat dengan Masyarakat
Usai kegiatan reuni, Bupati melanjutkan agenda silaturahmi ke kediaman Ibu Eka di Jalan Pettarani, Kecamatan Maritengngae. Di sana, ia berdialog langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi, serta memperkuat kedekatan antara pemerintah dan warga.
Alumni 98: Kebersamaan yang Tak Pernah Pudar
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga datang dari Muh. Sanusi, alumni 98 yang berdomisili di luar daerah. Ia menilai kebersamaan angkatan 98 tetap terjaga meski waktu dan jarak memisahkan.
Semangat solidaritas yang ditunjukkan alumni menjadi bukti bahwa ikatan emosional yang dibangun sejak masa sekolah mampu bertahan dan bahkan berkembang menjadi kekuatan sosial yang positif.
Lima Fakta Menarik Reuni Alumni 98 SMAN 467 Sidrap
1. Dihadiri Langsung oleh Bupati Sidrap
Syaharuddin Alrif hadir sebagai alumni sekaligus pemimpin daerah.
2. Diinisiasi Alumni Secara Mandiri
Kegiatan digagas oleh Burhanuddin dengan dukungan dana dari alumni.
3. Reuni Bernuansa Aksi Sosial
Diisi dengan pembagian takjil kepada masyarakat.
4. Pesan Strategis untuk Ekonomi Lokal
Bupati mengajak warga berbelanja di Sidrap jelang Idulfitri.
5. Kebersamaan Alumni Tetap Solid
Meski telah puluhan tahun berlalu, solidaritas tetap terjaga.
Reuni bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan manfaat di masa kini. Apa yang dilakukan alumni 98 SMAN 467 Sidrap menunjukkan bahwa kebersamaan yang tulus mampu melahirkan aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Di bulan Ramadan yang penuh berkah, langkah kecil seperti berbagi takjil dan mempererat silaturahmi menjadi pengingat bahwa kekuatan sosial lahir dari kebersamaan.
Dari jalan sederhana di Pangkajene, pesan besar itu mengalir: bahwa persahabatan, kepedulian, dan kontribusi nyata adalah warisan terbaik yang bisa terus dijaga lintas waktu.








.jpeg)

