-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Rektorat dan UPZ IAI DDI Sidrap Gelar Silaturahmi Ramadan, Tebar Zakat untuk Kemandirian Ekonomi Umat

    Satry Polang
    Selasa, 17 Maret 2026, Maret 17, 2026 WIB Last Updated 2026-03-17T17:47:04Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Rektorat dan UPZ IAI DDI Sidrap Gelar Silaturahmi Ramadan, Tebar Zakat untuk Kemandirian Ekonomi Umat



    NARASIRAKYAT  — Semangat berbagi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan oleh Institut Agama Islam DDI Sidenreng Rappang. Melalui Rektorat dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), digelar kegiatan Silaturahmi Menebar Berkah Ramadan 1447 H/2026 M yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyerahan zakat, infak, dan sedekah.


    Kegiatan yang berlangsung di Majjelling Wattang pada 17 Maret 2026 ini berlangsung khidmat, diawali dengan zikir dan doa bersama yang menghadirkan suasana spiritual yang mendalam sebelum memasuki rangkaian acara utama.


    Momentum ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial civitas akademika terhadap sesama, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.


    UPZ sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Umat

    Rektor IAI DDI Sidrap, Mansur, menegaskan bahwa keberadaan UPZ memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat.


    “UPZ ini hadir dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Tujuannya adalah agar bantuan yang disalurkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

     

    Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk aktif berpartisipasi dalam program UPZ, baik sebagai muzakki maupun sebagai bagian dari penggerak kegiatan sosial.


    Menurutnya, kontribusi bersama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah akan memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


    Zikir dan Kebersamaan, Menguatkan Nilai Spiritual Ramadan

    Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir bersama yang diikuti oleh pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, serta masyarakat. Suasana religius yang tercipta menjadi refleksi penting dalam memaknai Ramadan sebagai bulan penyucian diri dan peningkatan kepedulian sosial.


    Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang semakin mempererat hubungan antara civitas akademika dan masyarakat sekitar.


    Momen ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang penguatan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.


    Penyaluran Zakat Disambut Haru dan Apresiasi

    Penyerahan zakat, infak, dan sedekah kepada para penerima bantuan menjadi puncak kegiatan. Para mustahik yang hadir menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak kampus.


    Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menjadi stimulus untuk meningkatkan taraf hidup penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan.


    Lima Fakta Menarik Kegiatan UPZ IAI DDI Sidrap

    1. Digelar dalam Nuansa Spiritual yang Khidmat
    Diawali dengan zikir bersama yang memperkuat nilai religius kegiatan.

    2. Kolaborasi Rektorat dan UPZ
    Menunjukkan sinergi kelembagaan dalam pengelolaan zakat.

    3. Fokus pada Kemandirian Ekonomi
    Bantuan diarahkan tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga mendorong keberdayaan.

    4. Partisipasi Aktif Civitas Akademika
    Melibatkan dosen, mahasiswa, dan unsur kampus secara langsung.

    5. Mendapat Apresiasi dari Penerima Manfaat
    Para mustahik merasakan langsung dampak kepedulian kampus.


    Kampus sebagai Pusat Kepedulian Sosial

    Melalui kegiatan ini, Institut Agama Islam DDI Sidenreng Rappang menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial.


    Peran UPZ menjadi salah satu instrumen penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan potensi zakat yang dimiliki oleh civitas akademika.


    Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan berbagi keberkahan. Apa yang dilakukan oleh Rektorat dan UPZ IAI DDI Sidrap menjadi contoh bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana—berbagi dengan sesama.


    Ketika kampus, masyarakat, dan nilai-nilai keislaman bersatu, maka lahirlah kekuatan sosial yang mampu menghadirkan harapan dan kemandirian.


    Dari Majjelling Wattang, pesan itu mengalir jelas: bahwa keberkahan sejati hadir saat kita mampu memberi dan menguatkan satu sama lain.

    Komentar

    Tampilkan