-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Pendaftaran Dibuka! Ini Jadwal dan Syarat Munaqasyah TK/TPA BKPRMI Sidrap 2026

    Satry Polang
    Sabtu, 07 Maret 2026, Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T04:07:22Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Pendaftaran Dibuka! Ini Jadwal dan Syarat Munaqasyah TK/TPA BKPRMI Sidrap 2026



    NARASIRAKYAT --- Kabupaten Sidenreng Rappang kembali bersiap menyambut salah satu agenda pendidikan Al-Qur’an terbesar tahun ini. LPPTKA DPD BKPRMI Kabupaten Sidenreng Rappang akan menggelar Munaqasyah Santri TK/TPA Angkatan XVIII yang dilaksanakan serentak di 11 kecamatan pada Ahad, 12 April 2026 mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai.


    Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi pembelajaran Al-Qur’an bagi santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang selama ini belajar di berbagai masjid dan unit pendidikan Al-Qur’an di wilayah Sidrap.


    Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 4 Maret hingga 11 April 2026, dan para ustadz, ustadzah, guru TK/TPA, serta Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) diharapkan segera melakukan registrasi santri melalui tautan resmi yang disediakan panitia.


    Selain sebagai ujian kemampuan membaca Al-Qur’an, munaqasyah ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam mencintai Al-Qur’an sejak usia dini.


    Ujian Akhir Perjalanan Belajar Al-Qur’an

    Bagi ribuan santri TK/TPA di Sidrap, munaqasyah bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk mengukur kemampuan membaca, memahami dasar tajwid, serta hafalan Al-Qur’an yang telah dipelajari selama proses pendidikan.


    Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Sidrap, Haryono Syamsul, SH.I., MH, menegaskan bahwa munaqasyah merupakan bagian dari standar pendidikan Al-Qur’an yang dijalankan BKPRMI di berbagai daerah di Indonesia.


    Melalui proses ini, kualitas pembelajaran Al-Qur’an di tingkat dasar dapat terus dijaga sehingga santri yang lulus benar-benar memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.


    Dukungan Penuh Pengurus BKPRMI Sidrap

    Pelaksanaan munaqasyah tahun ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pengurus BKPRMI Kabupaten Sidrap.


    Ketua DPD BKPRMI Sidrap, Dr. Nidaul Islam, M.Th.I., KUMI, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BKPRMI dalam membina generasi muda agar dekat dengan Al-Qur’an sejak usia dini.


    Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah BKPRMI Sidrap, H. Nurdin, S.Ag., M.Sos, menilai kegiatan munaqasyah memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.


    Menurutnya, keberadaan TK/TPA yang aktif di masjid-masjid merupakan salah satu benteng utama dalam membentuk generasi yang religius dan berakhlak.


    Proses Pendaftaran dan Ketentuan Peserta

    Panitia telah membuka pendaftaran munaqasyah secara daring untuk memudahkan para guru TK/TPA dalam menginput data santri.


    Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh peserta antara lain:

    • Pendaftaran dilakukan melalui link formulir online resmi panitia

    • Periode pendaftaran berlangsung 4 Maret – 11 April 2026

    • Pendaftaran tetap dibuka hingga hari pelaksanaan munaqasyah

    • Peserta diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) saat pelaksanaan munaqasyah untuk keperluan validasi data

    • Besaran infaq munaqasyah sebesar Rp150.000 per santri


    Panitia juga mengingatkan agar pengisian formulir dilakukan dengan teliti untuk menghindari kesalahan data peserta.


    Munaqasyah Serentak di 11 Kecamatan

    Salah satu keunikan munaqasyah tahun ini adalah pelaksanaannya yang dilakukan secara serentak di 11 kecamatan di Kabupaten Sidrap.


    Model pelaksanaan ini bertujuan agar seluruh santri TK/TPA dapat mengikuti munaqasyah dengan lebih mudah tanpa harus melakukan perjalanan jauh.


    Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan pengurus masjid dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di lingkungan masing-masing.


    Lima Fakta Menarik Munaqasyah TK/TPA Sidrap 2026

    1. Angkatan XVIII
    Munaqasyah tahun ini merupakan angkatan ke-18 yang diselenggarakan LPPTKA BKPRMI Sidrap.

    2. Dilaksanakan Serentak di 11 Kecamatan
    Untuk memudahkan akses peserta, kegiatan dilaksanakan di berbagai titik di wilayah Sidrap.

    3. Ujian Kemampuan Membaca Al-Qur’an
    Santri akan diuji kemampuan membaca Al-Qur’an, tajwid dasar, serta hafalan.

    4. Pendaftaran Dilakukan Secara Online
    Proses registrasi menggunakan sistem formulir digital guna mempermudah pendataan peserta.

    5. Melibatkan Ribuan Santri TK/TPA
    Setiap tahunnya munaqasyah BKPRMI Sidrap diikuti ratusan hingga ribuan santri dari berbagai unit TK/TPA.


    Perspektif E-E-A-T: Mengapa Munaqasyah Ini Penting?

    Pendekatan E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) menjadi faktor penting dalam kredibilitas kegiatan ini.

    Experience
    BKPRMI telah memiliki pengalaman panjang dalam membina pendidikan Al-Qur’an melalui TK/TPA di seluruh Indonesia.

    Expertise
    LPPTKA BKPRMI dikenal sebagai lembaga yang memiliki sistem pembelajaran Al-Qur’an terstruktur untuk anak-anak.

    Authoritativeness
    Kegiatan ini didukung langsung oleh pengurus BKPRMI tingkat kabupaten yang memiliki otoritas dalam pembinaan remaja masjid.


    Menanam Benih Generasi Qurani

    Di balik kegiatan munaqasyah, ada harapan besar yang sedang ditanamkan kepada generasi muda.

    Setiap huruf Al-Qur’an yang dipelajari oleh anak-anak hari ini adalah bagian dari investasi peradaban di masa depan.


    Ketika masjid-masjid dipenuhi oleh santri yang belajar membaca Al-Qur’an, sesungguhnya masyarakat sedang membangun fondasi moral yang kuat bagi generasi berikutnya.


    Munaqasyah bukan hanya tentang ujian, tetapi tentang perjalanan panjang membentuk generasi Qurani yang kelak menjadi penjaga nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan