![]() |
Dinsos Sidrap Bersama Kemensos Hadirkan Program ATENSI Bantu Disabilitas Sidrap Kembali Mandiri |
NARASIRAKYAT — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pengukuran kaki palsu bagi calon penerima bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial), hasil kerja sama dengan Sentra Gau Mabaji Gowa.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam proses pemberian alat bantu kaki palsu yang tepat guna, sekaligus memastikan setiap penerima mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan fisiknya.
Layanan Nyata, Dampak Langsung
Program pengukuran ini disambut antusias oleh para penyandang disabilitas yang selama ini membutuhkan alat bantu mobilitas. Dengan pendekatan profesional dan terukur, tim melakukan asesmen langsung terhadap kondisi fisik penerima manfaat.
Ketua PPDI Sidrap, Yusran Hanafi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih banyak sudah membantu teman-teman kami penyandang disabilitas. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Komitmen Dinas Sosial untuk Inklusi
Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahida Alwi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang inklusif.
Menurutnya, program ATENSI tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian penyandang disabilitas.
Sinergi Daerah dan Pusat
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Gau Mabaji Gowa menjadi kunci keberhasilan program ini. Sinergi ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.
Pendekatan berbasis kebutuhan individu menjadi keunggulan program ATENSI, sehingga setiap penerima manfaat mendapatkan alat bantu yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
5 Fakta Menarik Kegiatan Ini
Kolaborasi Nasional – Melibatkan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Gau Mabaji
Pendekatan Personal – Pengukuran dilakukan sesuai kondisi masing-masing penerima
Dukungan Organisasi Disabilitas – PPDI Sidrap turut mengapresiasi kegiatan
Fokus Kemandirian – Membantu mobilitas dan aktivitas sehari-hari penyandang disabilitas
Komitmen Berkelanjutan – Bagian dari program ATENSI yang terus dikembangkan
Lebih dari Bantuan, Ini Tentang Martabat
Kegiatan ini tidak sekadar memberikan alat bantu, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri dan martabat para penyandang disabilitas. Dengan mobilitas yang lebih baik, mereka memiliki peluang lebih besar untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Di balik setiap langkah yang kembali tegak, ada harapan yang tumbuh. Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kolaborasi mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.
Dari Sidrap, pesan inklusi terus digaungkan: bahwa setiap individu berhak untuk berjalan, berkarya, dan hidup dengan penuh martabat.


















