![]() |
Keren! Dosen UMS Rappang Lolos Bimtek Jurnal dari 400 Pendaftar |
NARASIRAKYAT — Komitmen peningkatan mutu publikasi ilmiah kembali ditunjukkan oleh Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Salah satu dosennya, Muh. Wildan Mauludy, berhasil lolos dalam seleksi ketat untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Jurnal yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah IX.
Dari sekitar 400 pendaftar, hanya 76 peserta terpilih yang berkesempatan mengikuti kegiatan bergengsi ini. Keikutsertaan perwakilan UMS Rappang menjadi bukti nyata keseriusan kampus dalam memperkuat tata kelola jurnal ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing.
Ajang Strategis Penguatan Jurnal Ilmiah
Bimtek yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan secara intensif dari pagi hingga sore hari. Materi disampaikan oleh narasumber kompeten, termasuk Prof. Dr. Dahlang Tahir, yang membawakan strategi penguatan manajemen jurnal menuju standar nasional dan internasional.
Kegiatan ini juga dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Andi Lukman, yang menegaskan bahwa jurnal ilmiah merupakan indikator penting kemajuan sebuah perguruan tinggi.
“Jurnal ilmiah bukan hanya wadah publikasi, tetapi juga cerminan kualitas akademik institusi,” ujarnya.
Lima Fakta Menarik
Dari 400 pendaftar, hanya 76 peserta yang lolos seleksi Bimtek.
Kegiatan menghadirkan pakar jurnal dari Universitas Hasanuddin.
Materi mencakup tata kelola editorial hingga strategi indeksasi jurnal.
Dosen UMS Rappang berperan sebagai Chief Editor jurnal kampus.
Bimtek menjadi bagian dari upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi.
Langkah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang dalam mengirimkan perwakilan terbaiknya ke forum nasional ini menjadi bukti bahwa transformasi akademik dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dari ruang pelatihan hingga ruang redaksi jurnal, semangat untuk terus belajar dan berkembang menjadi fondasi menuju kampus unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan komitmen yang kuat, UMS Rappang optimis melahirkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan.


















