![]() |
Lulusan Kuliner UMS Rappang Dibidik Industri Global |
NARASIRAKYAT — Komitmen mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing internasional kembali diperkuat oleh Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Melalui Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, kampus ini menjajaki kerja sama strategis dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia guna memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Pertemuan yang berlangsung konstruktif ini mempertemukan Ketua Prodi, Damayanti Trisnasari, dengan Ketua APINDO Kota Makassar, Muammar Muhayang. Fokus utama pembahasan adalah penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri serta pembukaan peluang kerja global, khususnya di sektor hospitality.
Link and Match: Dari Kampus ke Industri Global
Kolaborasi ini juga melibatkan mitra strategis seperti Mentor Box dan Culinary Pro Training Centre yang berperan dalam peningkatan kompetensi dan penyaluran tenaga kerja.
Diskusi mengarah pada penguatan konsep link and match, termasuk:
Penyusunan peta kebutuhan industri (industry demand mapping)
Pengembangan kurikulum berbasis praktik industri
Penyiapan jalur karier lulusan yang berkelanjutan
Tak hanya itu, peluang kerja luar negeri melalui program Ausbildung juga menjadi fokus utama.
Peluang Karier Global di Sektor Hospitality
Program Ausbildung membuka peluang bagi lulusan untuk berkarier di luar negeri melalui jalur profesional, antara lain:
Koki (Koch) — keahlian memasak profesional dan manajemen dapur
Pelayan (Restaurantfachmann/frau) — layanan restoran dan interaksi pelanggan
Perhotelan (Hotelfachmann/frau) — operasional dan manajemen hotel
Damayanti Trisnasari menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan global.
“Kami ingin lulusan tidak hanya siap kerja di dalam negeri, tetapi juga memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri global,” ujarnya.
Sementara itu, Muammar Muhayang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Strategi workforce harus disusun bersama agar lulusan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri, termasuk kesiapan bekerja di luar negeri,” jelasnya.
Lima Fakta Menarik
UMS Rappang menjalin kerja sama langsung dengan APINDO Makassar untuk penguatan lulusan.
Program Ausbildung Jerman menjadi salah satu peluang kerja internasional utama.
Lulusan kuliner dipersiapkan untuk sektor hospitality global.
Mitra pelatihan dilibatkan untuk meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa.
Fokus kerja sama mencakup kurikulum, bahasa asing, dan penyaluran kerja.
Langkah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang dalam membangun sinergi dengan dunia industri menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi terus bertransformasi mengikuti kebutuhan zaman.
Dari dapur kampus hingga industri global, peluang kini semakin terbuka lebar bagi generasi muda untuk berani melangkah lebih jauh. Dengan kolaborasi yang tepat, lulusan tidak hanya siap kerja—tetapi siap bersaing di panggung dunia.


















