![]() |
KOMISI III DPRD SIDRAP TURUN KE LAPANGAN, TINJAU LANGSUNG KONDISI JEMBATAN DI BARANTI DAN KULO |
NARASIRAKYAT.ID, SIDRAP — Komisi III DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menunjukkan peran strategisnya dalam fungsi pengawasan dengan melaksanakan kunjungan lapangan pada Selasa, 7 April 2026. Agenda ini difokuskan pada peninjauan kondisi infrastruktur jembatan di sejumlah titik vital di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan infrastruktur publik, khususnya jembatan, tetap aman, layak, dan mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Infrastruktur sebagai Nadi Kehidupan Masyarakat
Kunjungan dimulai di Kecamatan Baranti dengan meninjau Jembatan Baranti Leko serta jembatan di jalan poros Baranti. Kedua titik ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Tim Komisi III kemudian melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Kulo, tepatnya di jembatan Desa Tonronge dan Desa Ambokongeng. Infrastruktur di wilayah ini memiliki peran penting dalam mendukung akses pertanian, distribusi hasil panen, serta mobilitas warga antar desa.
Melalui kunjungan ini, Komisi III tidak hanya melihat kondisi fisik jembatan, tetapi juga mengidentifikasi berbagai potensi risiko, kebutuhan perbaikan, hingga urgensi peningkatan kualitas infrastruktur.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbasis perencanaan di atas kertas, tetapi juga berangkat dari realitas di lapangan.
5 Fakta Menarik Kunjungan Komisi III DPRD Sidrap
Fokus pada Infrastruktur Vital
Jembatan menjadi prioritas karena berperan sebagai penghubung utama aktivitas masyarakat.Menjangkau Dua Kecamatan Strategis
Kunjungan mencakup wilayah Baranti dan Kulo yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi.Peninjauan Multi Titik
Beberapa jembatan ditinjau sekaligus untuk mendapatkan gambaran menyeluruh.Deteksi Dini Kerusakan
Kunjungan ini bertujuan mengidentifikasi kerusakan sebelum berdampak lebih besar.Dasar Perencanaan Anggaran
Hasil peninjauan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penganggaran pembangunan ke depan.
Infrastruktur yang kuat adalah fondasi masa depan daerah. Setiap jembatan bukan sekadar penghubung fisik, tetapi juga pengikat harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik. Melalui langkah nyata seperti ini, diharapkan pembangunan di Sidrap semakin tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan rakyat.


















