![]() |
RS Adinda Jadi Pelopor Digitalisasi Kesehatan di Sidrap |
NARASIRAKYAT --- Transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu capaian membanggakan datang dari RS Adinda Medical Centre Sidrap yang berhasil mencapai 100 persen pemanfaatan modul platform SATUSEHAT pada awal April 2026.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam mendukung kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi secara nasional.
Dorongan Regulasi dan Transformasi Digital
Kebijakan implementasi RME mengacu pada regulasi nasional, termasuk Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 serta surat edaran terkait integrasi dengan platform SATUSEHAT.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, mengungkapkan bahwa masih terdapat lebih dari 1.300 rumah sakit di Indonesia yang belum sepenuhnya mengimplementasikan sistem ini.
Padahal, integrasi data mencakup berbagai aspek penting seperti:
Pendaftaran pasien
Diagnosis medis
Resep obat
Pemeriksaan laboratorium
Layanan radiologi
Sebagai bentuk penguatan kebijakan, pemerintah juga menerapkan sanksi administratif bagi rumah sakit yang belum memenuhi standar integrasi.
Komitmen RS Adinda: Disiplin dan Integrasi Sistem
Keberhasilan RS Adinda Sidrap tidak datang secara instan. Penanggung Jawab Unit SIMRS, Arfan Fahri, menegaskan bahwa faktor utama keberhasilan terletak pada kedisiplinan sumber daya manusia serta kesiapan sistem teknologi.
“SDM harus tertib dalam penginputan data pasien, dan sistem informasi rumah sakit harus terintegrasi penuh dengan SATUSEHAT,” jelasnya.
Capaian ini juga menempatkan RS Adinda sebagai salah satu rumah sakit di daerah yang berhasil mengikuti standar nasional, menyusul RS Nene Mallomo yang lebih dulu mencapai target serupa.
Manfaat Langsung bagi Pasien
Integrasi dengan SATUSEHAT membawa perubahan besar dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien. Kini, masyarakat dapat mengakses riwayat kesehatannya secara mandiri melalui aplikasi SATUSEHAT di perangkat Android dan iOS.
Namun demikian, sistem tetap mengedepankan keamanan data. Akses informasi kesehatan hanya dapat dilakukan oleh pemilik data melalui proses verifikasi identitas (Know Your Customer/KYC).
Hal ini memastikan bahwa setiap informasi medis bersifat personal, aman, dan terjaga kerahasiaannya.
5 Fakta Menarik Transformasi Digital RS Adinda
100% Modul SATUSEHAT Terpenuhi
Seluruh sistem layanan telah terintegrasi secara nasional.Pelayanan Lebih Cepat dan Efisien
Data pasien tersimpan digital dan mudah diakses tenaga medis.Pasien Bisa Akses Data Sendiri
Melalui aplikasi SATUSEHAT secara mandiri.Keamanan Data Terjamin
Menggunakan sistem verifikasi identitas (KYC).Jadi Role Model di Daerah
RS Adinda menjadi contoh implementasi digitalisasi kesehatan di Sidrap.
Langkah RS Adinda Sidrap menuju digitalisasi penuh bukan sekadar pencapaian teknis, tetapi bagian dari revolusi pelayanan kesehatan di Indonesia.
Di era di mana kecepatan dan akurasi menjadi kunci, integrasi SATUSEHAT membuka jalan menuju layanan medis yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada pasien.
Dari Sidrap, perubahan besar itu dimulai—membuktikan bahwa transformasi digital bukan hanya milik kota besar, tetapi juga dapat tumbuh dan berkembang di daerah, demi kesehatan masyarakat yang lebih baik di masa depan.


















