![]() |
UMS Rappang Perkuat Wirausaha Muda, Pendampingan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha 2026 Jadi Panggung Inovasi Mahasiswa |
NARASIRAKYAT.ID — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi wirausaha muda berbasis inovasi melalui kegiatan pendampingan proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (04/04/2026) di ruang seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah ide bisnis sekaligus memperkuat peluang lolos dalam program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pendampingan Intensif, Fokus pada Kualitas dan Daya Saing
Sebanyak empat tim mahasiswa lintas program studi terlibat aktif dalam kegiatan ini. Pendampingan dilakukan secara terfokus dengan menghadirkan ketua tim dan satu anggota dari masing-masing kelompok agar proses diskusi berjalan lebih mendalam dan efektif.
Penanggung jawab P2MW universitas, Muh. Wildan Mauludy, memberikan arahan teknis sekaligus penguatan substansi proposal secara langsung.
Dalam suasana interaktif, mahasiswa tidak hanya diarahkan pada aspek administratif, tetapi juga ditantang untuk:
Mempertajam ide bisnis
Memperkuat model usaha
Meningkatkan nilai inovasi
Menyesuaikan proposal dengan standar nasional
Dari Pertanian hingga Digital: Ragam Inovasi Mahasiswa
Empat tim yang terlibat menghadirkan ide-ide kreatif berbasis potensi lokal dan teknologi modern:
Program Studi Bisnis Digital
Tim A: Inovasi “K-Farm Integrated System” berbasis budidaya modern
Tim B: Inovasi “K-MU Digitek” di bidang jasa, pariwisata, dan perdagangan digital
Program Studi Agribisnis
Tim menghadirkan produk “Pisang Berkarya” berupa olahan kue pisang dan keripik kulit pisang yang mengusung konsep zero waste
Program Studi Peternakan
Mengembangkan usaha di sektor makanan dan minuman berbasis hasil peternakan
Seluruh ide tersebut lahir dari kebutuhan nyata di masyarakat, sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu akademik dengan praktik bisnis.
Transformasi Mahasiswa: Dari Akademisi ke Wirausaha
Para dosen pendamping menilai kegiatan ini sebagai momentum penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga siap menjadi problem solver di tengah masyarakat.
“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya memahami teori, tetapi harus mampu menciptakan solusi. Dari proposal mereka, terlihat keberanian untuk berinovasi dan membaca peluang,” ungkap salah satu dosen pendamping.
Potensi mahasiswa UMS Rappang dinilai sangat besar, terutama karena ide yang diangkat berbasis:
Kearifan lokal
Sektor peternakan dan agribisnis
Digitalisasi usaha
Kebutuhan pasar aktual
5 Fakta Menarik Pendampingan P2MW UMS Rappang 2026
Diikuti 4 tim lintas program studi dengan pendekatan multidisiplin
Pendampingan dilakukan secara intensif dan fokus per tim
Ide bisnis menggabungkan kearifan lokal dan teknologi modern
Mahasiswa dilatih berpikir sebagai entrepreneur, bukan sekadar akademisi
Target utama: lolos pendanaan P2MW dan berkembang menjadi usaha nyata
Pendampingan P2MW 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang lahirnya generasi muda yang berani bermimpi dan berinovasi.
Dari olahan pisang hingga sistem pertanian digital, mahasiswa UMS Rappang membuktikan bahwa ide sederhana pun dapat menjadi solusi besar jika dikembangkan dengan serius.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh dari kampus, bukan tidak mungkin dari ruang-ruang diskusi ini akan lahir pengusaha muda yang mampu menggerakkan ekonomi daerah bahkan nasional.


















