-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Zakat Jadi Solusi! Pemkab Sidrap dan Baznas Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Prasejahtera di Watang Pulu

    Satry Polang
    Jumat, 24 April 2026, April 24, 2026 WIB Last Updated 2026-04-24T18:29:10Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Zakat Jadi Solusi! Pemkab Sidrap dan Baznas Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Prasejahtera di Watang Pulu



    NARASIRAKYAT — Rasa haru tak terbendung dari wajah Ibu Muna, warga Lingkungan I, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, saat menerima kunci bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), Kamis (23/4/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.


    Di tengah keterbatasan ekonomi yang selama ini dihadapi, Ibu Muna akhirnya dapat merasakan memiliki hunian yang aman, sehat, dan layak. Tangis haru menjadi saksi bahwa bantuan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan harapan hidup.


    Harapan Baru di Bawah Atap yang Layak

    Kebahagiaan tersebut turut dirasakan keluarga besar Ibu Muna. Camat Watang Pulu, Mansur, yang mewakili keluarga, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah.


    “Sekarang, Ibu Muna tidak perlu khawatir lagi saat hujan turun,” ujarnya dengan penuh haru.


    Program RTLH ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidrap, yang secara konsisten menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat prasejahtera.


    Sinergi Nyata, Dampak Terasa

    Penyerahan bantuan ini turut dihadiri Ketua Baznas Sidrap Mustari Sede, perwakilan Kapolres Sidrap Nurdin, jajaran Forkopimcam, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat setempat.


    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam penghimpunan zakat di Baznas Sidrap dari tahun 2025 ke 2026. Hal ini menjadi energi baru untuk memperluas jangkauan program sosial.


    “Tahun ini, jumlah sumbangan ke Baznas Alhamdulillah meningkat. Maka tentu sumbangan tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program,” jelasnya.


    Program Menjangkau 106 Desa dan Kelurahan

    Tak hanya RTLH, pemerintah daerah bersama Baznas juga menggulirkan berbagai program strategis lain yang menyasar 106 desa dan kelurahan di Sidrap, meliputi:

    • Bantuan pendidikan

    • Layanan kesehatan masyarakat

    • Bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM

    • Program sosial berbasis pemberdayaan


    Langkah ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam mengatasi kemiskinan, tidak hanya dari sisi hunian, tetapi juga peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.


    5 Fakta Menarik di Balik Bantuan RTLH

    1. Langsung Diserahkan Bupati – Simbol komitmen pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat

    2. Kolaborasi dengan Baznas – Mengoptimalkan dana zakat untuk kesejahteraan warga

    3. Dampak Nyata – Warga kini memiliki hunian aman dan layak

    4. Dana Zakat Meningkat – Penghimpunan tahun 2026 lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya

    5. Jangkauan Luas – Program menyasar hingga 106 desa dan kelurahan


    Dari Zakat untuk Kesejahteraan Umat

    Apresiasi juga disampaikan kepada para muzakki (pemberi zakat) yang telah berkontribusi dalam program ini. Bupati berharap setiap bantuan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan.


    “Semoga usaha para pemberi zakat semakin maju dan sukses. Harapan kita bersama, angka kemiskinan di Sidrap dapat terus berkurang,” tutupnya.


    Di balik sepasang kunci yang diserahkan, tersimpan harapan baru untuk kehidupan yang lebih layak. Kisah Ibu Muna menjadi pengingat bahwa gotong royong dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata.


    Dari Sidrap, sebuah pesan sederhana namun kuat menggema: ketika kepedulian bertemu aksi, maka kesejahteraan bukan lagi mimpi—melainkan kenyataan.

    Komentar

    Tampilkan