-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Dimas Mahasiswa Proteksi Tanaman UNISAN SIDRAP Ungkap Keanekaragaman Serangga pada Pertanaman Jagung di Desa Buae

    Satry Polang
    Kamis, 14 Mei 2026, Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-14T14:24:03Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Dimas Mahasiswa Proteksi Tanaman UNISAN SIDRAP Ungkap Keanekaragaman Serangga pada Pertanaman Jagung di Desa Buae



    NARASIRAKYAT — Penelitian di bidang pertanian kembali menunjukkan peran penting mahasiswa dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Dimas, mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Sidenreng Rappang, berhasil mengungkap keanekaragaman serangga pada pertanaman jagung di Desa Buae, Kabupaten Sidenreng Rappang.


    Penelitian tersebut dipresentasikan dalam Ujian Skripsi yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, di ruang sidang Fakultas Pertanian UNISAN SIDRAP.


    Seminar hasil itu menjadi salah satu tahapan akademik penting bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi di Program Studi Proteksi Tanaman.


    Dalam pemaparannya, Dimas mengangkat penelitian berjudul “Keanekaragaman Serangga pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Desa Buae Kabupaten Sidenreng Rappang”.


    Penelitian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis serangga yang hidup di area pertanaman jagung sekaligus memahami peran masing-masing serangga dalam menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.


    Hasil penelitian menunjukkan adanya beragam jenis serangga yang ditemukan di lahan jagung, baik yang berperan sebagai hama tanaman maupun serangga yang bermanfaat sebagai musuh alami.


    Keberadaan serangga musuh alami dinilai memiliki peran penting dalam membantu pengendalian hama secara alami sehingga dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pestisida kimia.


    Penelitian ini juga menegaskan bahwa keseimbangan ekosistem pertanian menjadi faktor utama dalam menjaga produktivitas tanaman jagung secara berkelanjutan.


    Seminar hasil tersebut diuji oleh Jumardi selaku ketua penguji bersama Naeilul Chaeriyah, Hardi, Sumartan, dan Darmiati Dahar sebagai anggota penguji.


    Dosen pembimbing menjelaskan bahwa penelitian mengenai keanekaragaman serangga sangat penting sebagai dasar dalam menentukan strategi pengendalian hama terpadu (integrated pest management).


    Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dan ramah lingkungan karena tidak hanya berfokus pada pemusnahan hama, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan organisme lain yang bermanfaat bagi tanaman.


    Tim penguji turut memberikan apresiasi terhadap penelitian yang dilakukan Dimas karena dinilai mampu memberikan data ilmiah yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan budidaya jagung di daerah.


    Selain memiliki nilai akademik, penelitian ini juga dinilai dapat menjadi referensi bagi petani dalam menerapkan sistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.


    Lima Fakta Menarik dari Penelitian Dimas

    1. Meneliti Ekosistem Serangga pada Tanaman Jagung

    Penelitian ini fokus mengidentifikasi berbagai jenis serangga yang hidup di area pertanaman jagung di Desa Buae.

    2. Tidak Semua Serangga Merupakan Hama

    Hasil penelitian menemukan adanya serangga yang berperan sebagai musuh alami dan membantu melindungi tanaman.

    3. Mendukung Pengendalian Hama Terpadu

    Penelitian ini menjadi dasar penting dalam penerapan integrated pest management yang lebih ramah lingkungan.

    4. Mengurangi Ketergantungan Pestisida Kimia

    Keberadaan musuh alami dapat membantu petani menekan penggunaan bahan kimia secara berlebihan.

    5. Relevan untuk Pertanian Berkelanjutan

    Penelitian ini mendukung konsep pertanian modern yang menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan.


    Riset Mahasiswa untuk Masa Depan Pertanian yang Lebih Seimbang

    Penelitian yang dilakukan Dimas menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi ilmiah terhadap tantangan pertanian modern.


    Di tengah meningkatnya kebutuhan produksi pangan dan ancaman kerusakan lingkungan akibat penggunaan pestisida berlebihan, penelitian mengenai keseimbangan ekosistem pertanian menjadi semakin relevan.


    Melalui riset berbasis lapangan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.


    Semangat penelitian yang ditunjukkan mahasiswa Fakultas Pertanian UNISAN SIDRAP diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus menghadirkan inovasi dan solusi ilmiah yang berdampak langsung bagi petani, lingkungan, dan ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

    Komentar

    Tampilkan