-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Erina Sumbang Emas untuk Sidrap di Jatim Open 2026, Kado Istimewa Hardiknas

    Satry Polang
    Senin, 04 Mei 2026, Mei 04, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T19:05:31Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Erina Sumbang Emas untuk Sidrap di Jatim Open 2026, Kado Istimewa Hardiknas



    NARASIRAKYAT.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Sidenreng Rappang. Erina, siswi SMAN 1 Sidrap, sukses meraih medali emas pada nomor lari 400 meter kategori U-18 Putri dalam ajang bergengsi Jatim Open 2026 yang berlangsung di Lapangan Atletik Oentoeng Poedjadi FIIK UNESA, Ahad (3/5/2026).


    Kemenangan ini menjadi kado manis Hari Pendidikan Nasional 2026 bagi daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Nene Mallomo, sekaligus bukti bahwa potensi atlet muda daerah mampu bersaing di level nasional.


    Dominasi Sejak Start hingga Finis

    Dalam babak final yang berlangsung ketat, Erina tampil percaya diri sejak garis start. Mengenakan nomor dada 724, ia langsung memimpin jalannya lomba dan mempertahankan keunggulan hingga garis finis.


    Dengan catatan waktu 62,63 detik, Erina berhasil mengungguli pesaingnya dari berbagai daerah. Posisi kedua diraih Johana Elsivia Cahyan dari PASI Kabupaten Magelang dengan waktu 63,50 detik, disusul Elok Tunggadewi Chris dari PPOP DKI Jakarta di posisi ketiga dengan 63,59 detik.


    Performa impresif ini menunjukkan kualitas latihan dan mental bertanding yang matang dari atlet muda Sidrap.


    Peran Pembinaan PASI Sidrap

    Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sidrap yang dipimpin oleh Agus Syamsuddin.


    Melalui sistem pembinaan yang konsisten, PASI Sidrap mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional. Tim pelatih yang terdiri dari Nuraini, Dwi Dara Ningrum, dan Trianis Gilang Guinea juga berperan penting dalam mengasah kemampuan para atlet.


    Soliditas Tim: Lebih dari Sekadar Satu Medali

    Selain Erina, sejumlah atlet Sidrap lainnya juga menunjukkan performa yang membanggakan. Nama-nama seperti Angga, Muhammad Wahyudi, Nurulhusnul Khatimah Arsyad, Selviyani, Muhammad Fauzan Umar, Haidir, dan Aditya Saputra Maswah turut berkontribusi dalam membawa nama daerah ke level nasional.


    Selviyani bahkan berhasil finis di posisi keempat pada nomor 1500 meter, sementara tim estafet 4×400 meter mixed menempati posisi kelima.


    Capaian ini memperlihatkan bahwa Sidrap tidak hanya bergantung pada satu atlet, tetapi memiliki potensi kolektif yang kuat.


    Apresiasi Pemerintah Daerah

    Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih.


    Menurutnya, medali emas ini bukan hanya kebanggaan individu, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pembinaan olahraga di daerah.


    “Ini adalah prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Sidrap di tingkat nasional dan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.


    Persaingan Ketat di Ajang Nasional

    Ajang Jatim Open 2026 yang berlangsung selama tiga hari (1–3 Mei 2026) diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.


    Dalam klasemen akhir, Papua Athletics Center keluar sebagai juara umum dengan raihan 9 emas, 2 perak, dan 4 perunggu—mematahkan dominasi tim-tim besar dari Pulau Jawa.


    Di tengah persaingan ketat tersebut, raihan satu medali emas oleh PASI Sidrap menjadi pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi.


    5 Fakta Menarik Prestasi Erina

    1. Meraih emas di nomor 400 meter U-18 Putri di ajang nasional.

    2. Catatan waktu 62,63 detik, unggul dari pesaing ketat.

    3. Mengharumkan nama Sidrap di Hardiknas 2026.

    4. Didukung pembinaan PASI Sidrap yang konsisten.

    5. Menjadi inspirasi atlet muda daerah untuk berprestasi nasional.


    Prestasi Erina adalah bukti bahwa mimpi besar bisa lahir dari daerah. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, batas bukan lagi penghalang, melainkan tantangan yang bisa ditaklukkan.


    Dari lintasan di Surabaya, semangat itu kembali digaungkan—bahwa generasi muda Sidrap mampu berdiri sejajar, bahkan melampaui, di panggung nasional.


    Karena setiap langkah kecil di lintasan hari ini, adalah pijakan menuju podium kemenangan di masa depan.

    Komentar

    Tampilkan