![]() |
Pemkab Sidrap Siapkan Iduladha Lebih Kondusif, Ini Langkah Strategis Kecamatan Baranti |
NARASIRAKYAT — Pemerintah Kecamatan Baranti terus mematangkan persiapan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Camat Baranti, Rabu (13/5/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Camat Baranti, Mastura, didampingi Sekretaris Camat sekaligus Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Baranti, Budi Setyawan.
Pertemuan dihadiri unsur Forkopimcam, di antaranya perwakilan Koramil, Polsek Baranti, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), para lurah dan kepala desa, serta tokoh dan organisasi keagamaan di wilayah Kecamatan Baranti.
Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah kecamatan dalam memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Iduladha berjalan tertib, aman, dan kondusif bagi masyarakat.
Camat Baranti, Hj. Mastura, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor sangat penting untuk menyatukan kesiapan teknis di lapangan, terutama terkait pelaksanaan salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban.
“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi di tingkat kabupaten. Persiapan ini krusial agar pelaksanaan salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada penentuan lokasi pelaksanaan salat Iduladha, kesiapan fasilitas umum, pengaturan jemaah, hingga aspek kebersihan lingkungan.
Selain itu, prosedur penyembelihan hewan kurban juga menjadi perhatian utama, mulai dari ketertiban administrasi, standar higienitas, distribusi daging kurban, hingga koordinasi panitia di tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintah kecamatan juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola kurban yang sesuai syariat dan memperhatikan kesehatan lingkungan demi kenyamanan masyarakat.
Sekcam Baranti, A. Budi Setyawan, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Hari Raya Iduladha membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Dengan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara maksimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama agar pelaksanaan ibadah kurban tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Rakor tersebut juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi terkait pembagian tugas, pola pengamanan, hingga antisipasi potensi kendala teknis di lapangan.
Pemerintah Kecamatan Baranti berharap seluruh masyarakat dapat merasakan suasana Iduladha yang nyaman, religius, dan penuh kebersamaan.
Lima Fakta Menarik Persiapan Iduladha di Kecamatan Baranti
1. Libatkan Seluruh Unsur Forkopimcam
Rapat koordinasi menghadirkan pemerintah, aparat keamanan, KUA, hingga organisasi keagamaan.
2. Fokus pada Kelancaran Salat Iduladha
Penentuan lokasi dan pengaturan jemaah menjadi pembahasan utama.
3. Perhatikan Standar Higienitas Kurban
Pemerintah menekankan pentingnya kebersihan dan tata kelola penyembelihan hewan kurban.
4. Koordinasi Hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
Panitia kurban di seluruh wilayah diminta aktif berkoordinasi demi kelancaran pelaksanaan.
5. Targetkan Iduladha yang Aman dan Kondusif
Pemerintah Kecamatan Baranti ingin menghadirkan suasana ibadah yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Menguatkan Kebersamaan dan Nilai Pengorbanan di Hari Raya Kurban
Hari Raya Iduladha bukan hanya momentum ibadah tahunan, tetapi juga simbol pengorbanan, kepedulian sosial, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Karena itu, kesiapan teknis dan koordinasi yang matang menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kecamatan Baranti menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus menjaga suasana Iduladha tetap aman, tertib, dan religius.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat, Iduladha 1447 Hijriah di Kecamatan Baranti diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.








