![]() |
Aktivis Kampus yang Menjadi Doktor Cumlaude! Jejak Inspiratif Dr. Zulkifli Surahmat Ketua Prodi PIAUD IAI DDI dalam Membangun Pendidikan Anak Usia Dini |
NARASIRAKYAT – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Fakultas Syariah dan Hukum Institut Agama Islam Darud Da'wah wal Irsyad (IAI DDI) Sidrap. Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Dr. Zulkifli Surahmat, S.Pd.I., M.Pd., resmi menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan predikat Cumlaude (Pujian).
Pencapaian akademik tersebut menjadi bukti konsistensi seorang akademisi yang tidak hanya meniti karier melalui ruang-ruang perkuliahan, tetapi juga ditempa oleh pengalaman panjang dalam organisasi kemahasiswaan, pengabdian masyarakat, penelitian ilmiah, hingga forum akademik internasional.
Atas capaian tersebut, segenap civitas akademika serta keluarga besar Fakultas Syariah dan Hukum IAI DDI Sidrap menyampaikan ucapan selamat dan sukses seraya mendoakan agar ilmu yang diperoleh menjadi keberkahan serta memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Kepemimpinan yang Dibangun Sejak Bangku Kuliah
Kesuksesan Dr. Zulkifli Surahmat hari ini bukanlah hasil yang lahir secara instan. Jauh sebelum dipercaya memimpin Program Studi PIAUD IAI DDI Sidrap, fondasi kepemimpinannya telah terbentuk sejak menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare yang kini bertransformasi menjadi IAIN Parepare.
Di lingkungan kampus tersebut, Zulkifli dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan kelembagaan kampus.
Pengalaman mengelola organisasi, memimpin kegiatan mahasiswa, menyusun program kerja, hingga menghadapi dinamika kelembagaan menjadi laboratorium kepemimpinan yang membentuk karakter adaptif, visioner, serta kemampuan manajerial yang kuat.
Jejak aktivisme itulah yang kemudian menjadi modal penting ketika ia memasuki dunia akademik dan dipercaya memimpin program studi yang terus berkembang hingga saat ini.
Bagi banyak akademisi, gelar adalah pencapaian. Namun bagi Zulkifli, kepemimpinan adalah proses panjang yang ditempa sejak masa muda melalui pengalaman nyata di tengah komunitas mahasiswa.
Akademisi dengan Wawasan Global
Sebagai akademisi muda yang terus mengembangkan kapasitas diri, Dr. Zulkifli Surahmat juga memiliki rekam jejak internasional yang mengesankan.
Ia merupakan penerima Beasiswa LPDP Reguler, salah satu program beasiswa paling kompetitif di Indonesia yang diberikan kepada putra-putri terbaik bangsa.
Kiprah globalnya semakin terlihat ketika terpilih menjadi pemakalah dalam Seminar Internasional Indonesia-Jepang yang berlangsung di Tohoku University, Jepang pada tahun 2024.
Dalam forum tersebut, ia mempresentasikan gagasan tentang mitigasi bencana berbasis pendekatan religius, sebuah konsep yang mengintegrasikan nilai spiritual dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Tidak hanya itu, kapasitas internasionalnya juga diperkuat melalui partisipasinya dalam International English Language Study Program (IELSP) di Kansas University, Amerika Serikat.
Pengalaman tersebut memperluas perspektif akademiknya sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi dan jejaring global yang kini menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi.
Membangun Pendidikan dari Sidrap untuk Indonesia
Meski memiliki pengalaman internasional, pengabdian Dr. Zulkifli tetap berakar kuat di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Sebagai Ketua Program Studi PIAUD IAI DDI Sidrap, ia dikenal aktif mendorong berbagai inovasi pendidikan yang berorientasi pada penguatan kualitas guru dan pendidikan anak usia dini.
Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian luas adalah penyelenggaraan PIAUD Expo, sebuah forum kolaboratif yang mempertemukan akademisi, mahasiswa, orang tua, dan ratusan guru PAUD/TK dari berbagai wilayah di Sidrap.
Melalui kegiatan tersebut, berbagai gagasan mengenai pengembangan potensi anak pada masa golden age dibahas secara bersama demi menciptakan model pendidikan yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Tidak berhenti di situ, ia juga aktif dalam Asosiasi Perkumpulan Pengelola dan Pemimpin PIAUD Indonesia yang berperan dalam pengembangan arah pendidikan anak usia dini berbasis nilai Islam di tingkat nasional.
Mengintegrasikan Teknologi dan Pendidikan
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Dr. Zulkifli Surahmat menunjukkan bahwa pendidikan Islam mampu berjalan beriringan dengan inovasi digital.
Salah satu fokus kajian ilmiah yang ia kembangkan adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan efektivitas literasi membaca di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
Langkah tersebut menunjukkan bagaimana seorang akademisi tidak hanya menjaga tradisi keilmuan, tetapi juga berupaya menjawab tantangan masa depan melalui pendekatan yang inovatif.
Mencetak Guru yang Tidak Hanya Cerdas, Tetapi Berempati
Bagi Dr. Zulkifli, mendidik calon guru PAUD tidak cukup hanya dengan membekali teori pembelajaran dan kompetensi akademik.
Menurutnya, seorang pendidik harus memiliki empati, kepedulian sosial, dan kemampuan membangun hubungan kemanusiaan yang kuat dengan peserta didik.
Karena itu, ia secara konsisten mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, dan aksi kemanusiaan.
Budaya kampus yang dibangun tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.
Lima Fakta Menarik Dr. Zulkifli Surahmat
1. Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude
Menyelesaikan studi doktoral di UNM Makassar dengan predikat pujian sebagai bukti dedikasi akademik yang tinggi.
2. Aktivis Kampus Sejak Mahasiswa
Kepemimpinan yang dimiliki saat ini berakar dari pengalaman aktif dalam organisasi mahasiswa di STAIN Parepare.
3. Awardee LPDP Reguler
Menjadi penerima salah satu beasiswa paling prestisius dan kompetitif di Indonesia.
4. Pernah Menjadi Pemakalah di Jepang
Mewakili gagasan akademik Indonesia dalam Seminar Internasional Indonesia-Jepang di Tohoku University.
5. Fokus pada Pendidikan Anak Usia Dini dan AI
Mengembangkan riset yang menggabungkan nilai keislaman, pendidikan anak usia dini, dan teknologi kecerdasan buatan.
Inspirasi dari Sidrap untuk Generasi Masa Depan
Perjalanan Dr. Zulkifli Surahmat menunjukkan bahwa kepemimpinan besar tidak lahir secara tiba-tiba. Ia tumbuh dari proses panjang, pengalaman organisasi, semangat belajar tanpa henti, dan keberanian untuk terus berkembang melampaui batas-batas yang ada.
Dari ruang organisasi mahasiswa di Parepare, forum ilmiah internasional di Jepang, hingga ruang-ruang pendidikan di Sidrap, ia membuktikan bahwa ilmu pengetahuan akan memiliki makna ketika digunakan untuk membangun manusia dan memperkuat masa depan generasi.
Gelar doktor cumlaude yang kini disandang bukanlah garis akhir perjalanan akademiknya. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus melahirkan inovasi, membimbing generasi muda, dan memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia.
Karena pada akhirnya, keberhasilan seorang akademisi tidak hanya diukur dari gelar yang diraih, tetapi dari seberapa besar manfaat ilmu yang ia hadirkan bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban.















