-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    Bupati Sidrap Ajak Guru Terus Berinovasi Wujudkan Generasi Unggul melalui Temu Pendidikan Nusantara ke-13

    Satry Polang
    Minggu, 19 Juli 2026, Juli 19, 2026 WIB Last Updated 2026-07-20T03:20:04Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Bupati Sidrap Ajak Guru Terus Berinovasi Wujudkan Generasi Unggul melalui Temu Pendidikan Nusantara ke-13



    SIDRAP, NarasiRakyat.id – Komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul kembali ditegaskan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, saat menutup Temu Pendidikan Nusantara (TPN) Tingkat Kabupaten Sidrap ke-13, Ahad (19/7/2026).


    Bertempat di Area Camping Data'e, Kecamatan Watang Pulu, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi insan pendidikan untuk saling berbagi inspirasi, inovasi, dan praktik baik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Sidrap.


    Sekitar 600 peserta, yang terdiri atas guru, siswa, kepala sekolah, serta berbagai unsur pendidikan dari seluruh wilayah Sidrap, mengikuti kegiatan yang mengusung semangat transformasi pendidikan tersebut.


    Guru Diminta Menjadi Penggerak Perubahan

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada panitia, Guru Nusantara Sidrap, dan seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.


    Ia menegaskan bahwa guru merupakan aktor utama dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, ia mengajak seluruh pendidik untuk memberikan dedikasi terbaik melalui ilmu, pengalaman, kreativitas, dan inovasi dalam proses pembelajaran.


    "Saya minta tolong, keluarkan semua ilmu terbaiknya. Supaya anak Sidrap kita tanamkan ilmu kebaikan sekarang. Nanti lima tahun, sepuluh tahun ke depan anak-anak yang kita didik sekarang bisa menjadi berhasil semuanya," ujar Syaharuddin.

     

    Menurutnya, investasi terbesar suatu daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia melalui pendidikan yang berkualitas.


    Pendidikan Menjadi Prioritas Peningkatan IPM

    Bupati menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

    Ia menyebut terdapat tiga pilar utama penopang IPM, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.


    Menurutnya, sektor ekonomi dan kesehatan di Sidrap telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, sementara sektor pendidikan masih membutuhkan perhatian lebih, khususnya dalam menekan angka anak tidak sekolah serta meningkatkan harapan lama sekolah.


    "Untuk ekonomi dan kesehatan sudah menopang. Sisa sektor pendidikan yang harus kita tingkatkan, terutama menekan angka anak tidak sekolah dan meningkatkan harapan lama sekolah," katanya.

     

    Ekonomi Tumbuh, Pendidikan Terus Diperkuat

    Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap saat ini mencapai 7,71 persen, tertinggi di Sulawesi Selatan.


    Capaian tersebut menempatkan Sidrap pada peringkat ke-16 dari 514 kabupaten di Indonesia, masuk 10 besar kabupaten di Indonesia Timur, serta berada di peringkat kelima di Pulau Sulawesi.


    Meski demikian, menurutnya, tantangan pembangunan ke depan bukan sekadar meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, melainkan memastikan kualitas hidup masyarakat meningkat melalui pendidikan yang semakin baik.


    Karena itu, Pemkab Sidrap telah menyiapkan sejumlah program strategis, di antaranya:

    • Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah.
    • Peningkatan kesejahteraan guru.
    • Perluasan program beasiswa.
    • Penguatan tata kelola Dana BOS.
    • Pengembangan kompetensi guru melalui pendidikan lanjutan.

    Guru Didorong Melanjutkan Studi S2 dan S3

    Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik, Syaharuddin mengungkapkan rencana kerja sama dengan perguruan tinggi agar guru-guru Sidrap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister (S2) dan doktor (S3) tanpa harus meninggalkan daerah.


    "Kalau ada guru yang mau meningkatkan pendidikan, nanti kita buka kerja sama supaya tidak perlu lagi pergi ke luar daerah," ujarnya.

     

    Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas profesional guru sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.


    Seleksi Kepala Sekolah Berbasis Prestasi

    Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap calon kepala sekolah baru.


    Ia menegaskan bahwa proses tersebut akan mengedepankan prinsip profesionalisme dengan memilih figur yang memiliki prestasi, integritas, dan rekam jejak kinerja terbaik.


    "Kalau saya mengganti, saya mau cari yang berprestasi dan berkinerja. Penilaian saya adalah kinerja dan kualitas," tegasnya.

     

    Selain itu, ia memastikan kesejahteraan guru tetap menjadi perhatian pemerintah, termasuk pemenuhan hak-hak seperti gaji, tunjangan sertifikasi, serta dukungan terhadap berbagai program peningkatan kompetensi.


    Temu Pendidikan Nusantara Jadi Ruang Kolaborasi

    Sementara itu, Ketua Guru Nusantara Sidrap, Rahmat, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap pelaksanaan Temu Pendidikan Nusantara ke-13.


    Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 450 guru yang mendaftar secara daring, ditambah 140 siswa yang berpartisipasi dalam berbagai agenda pendidikan.


    Berbagai kegiatan digelar, mulai dari presentasi praktik baik tiga guru inspiratif Sidrap, lomba cerdas cermat yang diikuti 63 tim, hingga sesi inspirasi dari tokoh pendidikan nasional, termasuk perwakilan Badan Akreditasi Nasional dan Sekolah Cikal.


    Menurut Rahmat, antusiasme peserta menunjukkan bahwa budaya belajar dan berinovasi di kalangan guru Sidrap terus tumbuh secara mandiri.

    "Alhamdulillah kita mencapai target sekitar 600 peserta. Ini menunjukkan guru-guru kita mulai bergerak secara mandiri untuk meningkatkan kapasitasnya," ujarnya.

     

    Lima Fakta Menarik

    • Sekitar 600 peserta mengikuti Temu Pendidikan Nusantara ke-13 yang digelar selama dua hari di Area Camping Data'e, Kecamatan Watang Pulu.
    • Bupati Syaharuddin Alrif mengajak sekitar 2.400 guru di Sidrap menjadi penggerak perubahan melalui ilmu, inovasi, dan keteladanan.
    • Pemkab Sidrap menyiapkan program studi lanjut S2 dan S3 bagi guru melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.
    • Seleksi kepala sekolah akan berbasis prestasi dan kinerja, sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
    • Pertumbuhan ekonomi Sidrap mencapai 7,71 persen, namun pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

    Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Guru yang Terus Bertumbuh

    Temu Pendidikan Nusantara ke-13 tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga mempertegas bahwa masa depan Sidrap ditentukan oleh kualitas guru yang mendidik generasi hari ini. Ketika para pendidik terus belajar, berinovasi, dan berkolaborasi, mereka sedang membangun fondasi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


    Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat kesejahteraan guru, meningkatkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, serta menghadirkan sistem kepemimpinan sekolah yang berbasis prestasi menjadi langkah strategis menuju terwujudnya Sidrap Unggul. Dengan semangat kebersamaan, pendidikan diyakini akan menjadi kekuatan utama yang mengantarkan daerah ini semakin maju, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan maupun Indonesia.


    Editor: Redaksi NarasiRakyat.id

    Komentar

    Tampilkan