![]() |
| Empat Aspirasi Pemuda Leppangeng Direspons Positif Bupati Sidrap, Jalur Pendakian Latimojong Direncanakan Menjadi Ecopark |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Kepedulian terhadap pembangunan desa sekaligus pelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh para pemuda di Kabupaten Sidenreng Rappang. Melalui forum diskusi yang digelar pada Sabtu malam (11/7/2026) di Desa Leppangeng, sejumlah tokoh pemuda dan pemerhati lingkungan merumuskan empat poin aspirasi yang akan disampaikan kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.
Pertemuan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Sidrap Andi Tenri Sangka, yang dikenal masyarakat dengan julukan "Koboy dari Timur". Diskusi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan potensi wisata alam, serta perlindungan kawasan pegunungan Latimojong di wilayah Sidrap.
Hasil diskusi kemudian mendapat respons positif dari Bupati Sidrap. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah rencana pengembangan jalur pendakian Gunung Latimojong via selatan Sidrap sebagai kawasan ecopark, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis pelestarian lingkungan.
Aspirasi Berangkat dari Kebutuhan Masyarakat
Perwakilan pemuda yang mengatasnamakan masyarakat dan pemerhati lingkungan menyampaikan bahwa usulan tersebut merupakan hasil dialog bersama warga yang selama ini merasakan langsung kebutuhan pembangunan di Desa Leppangeng.
Aspirasi pertama adalah permohonan pembangunan jembatan permanen di Dusun I Bolapatti, yang berada di dekat lapangan desa.
Jembatan tersebut menjadi akses utama bagi masyarakat dari delapan dusun, namun hingga kini masih membutuhkan penanganan agar dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pengguna.
Menurut masyarakat, keberadaan jembatan permanen akan memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial.
Mendorong Wisata Alam Berbasis Konservasi
Selain infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan pembangunan gapura selamat datang di jalur pendakian Gunung Latimojong via selatan Sidrap.
Gapura tersebut diharapkan menjadi identitas kawasan wisata sekaligus memperkuat citra Sidrap sebagai salah satu pintu masuk menuju kawasan pegunungan Latimojong.
Pemuda juga mengusulkan peresmian resmi jalur pendakian, sehingga keberadaannya memperoleh pengakuan yang lebih luas dan dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata alam yang tertata.
Pengembangan jalur pendakian diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sektor jasa, kuliner, homestay, hingga usaha mikro berbasis pariwisata.
Tegas Menolak Aktivitas yang Merusak Alam
Salah satu poin yang menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut adalah penolakan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak kawasan pegunungan Latimojong, termasuk apabila terdapat kegiatan pertambangan yang dinilai mengancam kelestarian lingkungan.
Para pemuda menegaskan bahwa kawasan pegunungan memiliki fungsi strategis sebagai sumber mata air, kawasan resapan, habitat keanekaragaman hayati, sekaligus aset wisata alam yang harus dijaga untuk generasi mendatang.
Semangat yang diusung bukan hanya menjaga keindahan alam, tetapi juga memastikan pembangunan daerah berjalan secara berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan.
Bupati Sambut Positif, Jalur Pendakian Direncanakan Menjadi Ecopark
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif memberikan respons positif terhadap gagasan yang disampaikan masyarakat.
Salah satu rencana yang mendapat perhatian adalah pengembangan jalur pendakian Gunung Latimojong via selatan Sidrap menjadi kawasan ecopark.
Konsep ecopark dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wisata berbasis konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Apabila terealisasi, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kabupaten Sidenreng Rappang yang memadukan keindahan alam, edukasi lingkungan, dan pelestarian ekosistem pegunungan.
Lima Fakta Menarik
1. Empat Aspirasi Strategis Disampaikan
Pemuda Leppangeng mengusulkan pembangunan jembatan, gapura jalur pendakian, peresmian jalur pendakian, serta perlindungan kawasan Latimojong.
2. Jembatan Bolapatti Menjadi Akses Delapan Dusun
Infrastruktur tersebut menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat sehingga diharapkan segera dibangun secara permanen.
3. Latimojong Diproyeksikan Menjadi Ecopark
Bupati Sidrap merespons positif usulan pengembangan jalur pendakian berbasis konservasi dan wisata alam.
4. Pemuda Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Selain pembangunan fisik, masyarakat juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian kawasan pegunungan.
5. Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah
Diskusi antara tokoh pemuda, anggota DPRD, dan pemerintah menjadi contoh bagaimana aspirasi masyarakat dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah.
Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga warisan alam yang menjadi identitas sebuah daerah. Semangat para pemuda Desa Leppangeng menunjukkan bahwa generasi muda mampu menjadi penggerak pembangunan sekaligus penjaga kelestarian lingkungan. Ketika aspirasi masyarakat mendapat ruang untuk didengar dan ditindaklanjuti, maka kolaborasi antara warga dan pemerintah akan melahirkan pembangunan yang berkelanjutan, menghadirkan manfaat ekonomi, menjaga keseimbangan alam, dan mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi Sidrap berikutnya.















