-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    ITKES Muhammadiyah Sidrap Hadirkan Pakar Farmasi Malaysia, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Menuju Tenaga Kesehatan Berdaya Saing Global

    Satry Polang
    Kamis, 16 Juli 2026, Juli 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-16T17:46:41Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    ITKES Muhammadiyah Sidrap Hadirkan Pakar Farmasi Malaysia, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Menuju Tenaga Kesehatan Berdaya Saing Global


    SIDRAP, NarasiRakyat.id – Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Muhammadiyah Sidrap kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi kesehatan melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar Internasional Farmasi yang menghadirkan akademisi dari Lincoln University College, Malaysia. Kegiatan yang digelar secara hybrid pada Kamis (16/7/2026) ini diikuti lebih dari 300 mahasiswa, puluhan dosen, serta praktisi farmasi dari berbagai institusi.


    Mengusung tema “Shaping the Future of Healthcare Through Evidence-Based Complementary Medicine”, forum ilmiah ini menjadi wadah strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan ilmu farmasi global, pengobatan komplementer berbasis bukti ilmiah, serta tantangan dunia kesehatan di era internasional.


    Kehadiran narasumber utama, Assoc. Prof. Dr. Hazrina Bt. Hamid, RPh, akademisi dan pakar farmasi dari Lincoln University College, Malaysia, menjadi nilai tambah bagi kegiatan ini. Materi yang disampaikan memberikan perspektif internasional mengenai pentingnya integrasi antara pengobatan modern dan complementary medicine yang didukung oleh penelitian ilmiah yang kuat.


    Membangun Lulusan Farmasi Berkelas Dunia

    Dekan Fakultas Farmasi ITKES Muhammadiyah Sidrap, Fitriana Buyanis, S.Si., M.Kes., Cand.Ph.D, menjelaskan bahwa kuliah pakar internasional merupakan bagian dari strategi fakultas dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di pasar kerja global.


    Menurutnya, perkembangan dunia kesehatan menuntut tenaga farmasi memiliki kompetensi multidimensional, mulai dari penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi bahan alam, hingga wawasan internasional yang luas.


    "Kami bersama seluruh tim Fakultas Farmasi menginisiasi kegiatan ini karena sudah menjadi kebutuhan mahasiswa untuk mendapatkan wawasan global. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk bekerja di dalam negeri, tetapi juga harus siap berkiprah di tingkat internasional. Oleh karena itu, paparan dari akademisi luar negeri menjadi sangat penting dalam memperluas perspektif dan meningkatkan daya saing lulusan," ujarnya.

     

    Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen Fakultas Farmasi ITKES Muhammadiyah Sidrap dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan dinamika industri kesehatan global.


    Rektor: Mahasiswa Harus Siap Menghadapi Tantangan Global

    Rektor ITKES Muhammadiyah Sidrap, Dr. Muhammad Tahir Saenong, M.Kes, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan di berbagai negara.


    Ia menilai bahwa peluang karier tenaga kesehatan Indonesia di tingkat internasional semakin terbuka. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu dibekali kemampuan akademik yang kuat, profesionalisme, komunikasi lintas budaya, serta wawasan global.


    "Mahasiswa harus dipersiapkan sejak dini untuk menghadapi tantangan global. Saat ini peluang bekerja bagi tenaga kesehatan tidak hanya berada di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara. Karena itu, mereka perlu dibekali dengan kemampuan akademik, profesional, dan wawasan internasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan kuliah pakar internasional seperti ini," ungkapnya.

     

    Menurut Dr. Tahir, forum akademik internasional seperti ini juga menjadi sarana memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan ITKES Muhammadiyah Sidrap.


    Evidence-Based Complementary Medicine Jadi Sorotan

    Dalam sesi utama, Assoc. Prof. Dr. Hazrina Bt. Hamid, RPh memaparkan perkembangan Evidence-Based Complementary Medicine, yaitu pendekatan pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan pengobatan komplementer dengan praktik medis modern berdasarkan bukti ilmiah.


    Ia menjelaskan bahwa penggunaan obat herbal, terapi tradisional, maupun berbagai bentuk complementary medicine harus didukung hasil penelitian yang valid sehingga keamanan, efektivitas, dan manfaatnya dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun klinis.


    Menurutnya, pendekatan tersebut kini menjadi salah satu tren penting dalam sistem pelayanan kesehatan di berbagai negara karena mampu memberikan pilihan terapi yang lebih komprehensif bagi pasien.


    Antusiasme Mahasiswa Warnai Diskusi

    Kuliah pakar berlangsung dalam suasana yang interaktif. Ratusan mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai perkembangan farmasi global, peluang studi lanjut, kesempatan berkarier di luar negeri, hingga implementasi complementary medicine dalam pelayanan kesehatan modern. 


    Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu-isu farmasi internasional sekaligus menjadi bukti bahwa forum akademik lintas negara mampu memperluas wawasan dan meningkatkan motivasi belajar.


    Bagi ITKES Muhammadiyah Sidrap, kegiatan ini bukan sekadar kuliah umum, tetapi merupakan bagian dari langkah nyata dalam membangun atmosfer akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jejaring global.


    Komitmen Menuju Kampus Kesehatan Berdaya Saing Internasional

    Penyelenggaraan Kuliah Pakar Internasional Farmasi menjadi salah satu wujud implementasi visi ITKES Muhammadiyah Sidrap dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi.


    Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, kampus terus mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa, kualitas riset, penguatan jejaring akademik internasional, serta pengembangan inovasi di bidang kesehatan.


    Langkah ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan global, memiliki daya saing tinggi, serta tetap menjunjung nilai-nilai Islam berkemajuan dalam praktik profesinya.


    5 Fakta Menarik

    1. ITKES Muhammadiyah Sidrap menghadirkan akademisi dari Lincoln University College, Malaysia, dalam Kuliah Pakar Internasional Farmasi.
    2. Lebih dari 300 mahasiswa, dosen, dan praktisi farmasi mengikuti kegiatan secara hybrid, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap forum ilmiah internasional.
    3. Tema yang diangkat adalah "Shaping the Future of Healthcare Through Evidence-Based Complementary Medicine", yang membahas masa depan pelayanan kesehatan berbasis bukti ilmiah.
    4. Rektor Dr. Muhammad Tahir Saenong menegaskan pentingnya menyiapkan tenaga kesehatan yang siap bersaing di tingkat global, seiring terbukanya peluang kerja internasional.
    5. Kuliah pakar ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan ITKES Muhammadiyah Sidrap, melalui penguatan kompetensi lulusan dan kolaborasi akademik lintas negara.

    Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, perguruan tinggi dituntut menjadi pusat lahirnya inovasi, kolaborasi, dan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan global. Melalui Kuliah Pakar Internasional Farmasi ini, ITKES Muhammadiyah Sidrap menunjukkan bahwa membangun pendidikan berkualitas tidak cukup hanya dengan penguasaan teori, tetapi juga melalui jejaring internasional, pertukaran ilmu, dan pembelajaran dari para pakar dunia. Dengan semangat tersebut, kampus ini terus melangkah mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, berwawasan global, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia maupun di tingkat internasional.

    Komentar

    Tampilkan