-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

     


     



     

    Iklan

    SIDRAP BERSIH, SIDRAP SEHAT! DINKES SIDRAP PERKUAT GERAKAN LINGKUNGAN HIDUP SEKTOR KESEHATAN

    Satry Polang
    Selasa, 18 November 2025, November 18, 2025 WIB Last Updated 2025-11-19T03:31:58Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    SIDRAP BERSIH, SIDRAP SEHAT! DINKES SIDRAP PERKUAT GERAKAN LINGKUNGAN HIDUP SEKTOR KESEHATAN


    NARASIRAKYAT — Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Dinkes Sidrap) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Daerah untuk menjadikan Sidrap sebagai daerah yang bersih, sehat, dan berketahanan lingkungan. Melalui arahan Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Ishak Kenre, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan—mulai dari Dinkes, RS, Puskesmas, Pustu hingga Poskesdes—diturunkan langsung untuk melaksanakan aksi serentak bertajuk “Sidrap Bersih Sidrap Sehat.”


    Gerakan ini bukan sekadar kampanye rutin, tetapi sebuah langkah terpadu untuk mengubah budaya kerja dan pola hidup bersih di lingkungan sektor kesehatan. Setiap unit diinstruksikan untuk melaksanakan lima aksi lingkungan prioritas yang harus diselesaikan sebelum apel pulang, sehingga perilaku bersih dan tertib menjadi budaya harian, bukan sekadar seremoni.


    Dalam imbauannya, Dr. Ishak Kenre menegaskan bahwa kebersihan adalah indikator langsung mutu pelayanan kesehatan dan citra pemerintah. Oleh karena itu, seluruh fasilitas kesehatan wajib melaksanakan aksi berikut secara konsisten:

    1. Gerakan Zero Plastik

    Seluruh pegawai melakukan pemilahan sampah plastik setiap hari. Sebelum apel pulang, seluruh plastik sudah terkumpul, dipacking rapi, dan tidak ada yang tersisa di lingkungan kerja.

    2. Gerakan Zero Kertas

    Sampah kertas dipilah secara mandiri dan dikumpulkan setiap hari untuk memastikan tidak ada penumpukan. Gerakan ini sekaligus mendorong efisiensi penggunaan kertas di lingkungan kerja.

    3. Pengelolaan Limbah B3

    Seluruh limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) wajib terkumpul di TPS LB3 sebelum pegawai meninggalkan tempat kerja. Pengelolaan terstruktur ini menjadi standar penting demi menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan tenaga kesehatan.

    4. Composting Limbah Organik

    Limbah sisa makanan dan sampah organik lainnya tidak lagi dibuang sia-sia. Setiap unit melakukan composting sederhana untuk mengurangi volume sampah dan menghasilkan kompos ramah lingkungan.

    5. Drainase Lancar Tanpa Sumbatan

    Setiap fasilitas kesehatan bertanggung jawab memastikan tidak ada saluran air yang tersumbat. Tindakan ini krusial dalam mencegah sarang nyamuk serta menjaga sanitasi lingkungan.


    Atas kerja sama seluruh jajaran, saya ucapkan terima kasih. Dinkes Sidrap terus mendukung penuh program Pemda dalam memperkuat sektor kesehatan, termasuk melalui pengelolaan lingkungan yang baik,” tegas Dr. Ishak Kenre.


    Aksi harian ini menciptakan budaya bersih yang menyatu dalam ritme kerja tenaga kesehatan. Bukan sekadar membuang sampah atau memastikan saluran air lancar, tetapi sebuah proses membangun kesadaran kolektif bahwa kualitas lingkungan adalah fondasi kualitas pelayanan kesehatan.


    Di banyak daerah, gerakan lingkungan sering hanya dilakukan pada momen tertentu. Namun Sidrap mengambil langkah berbeda: menjadikan kebiasaan ramah lingkungan sebagai kultur institusi. Dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan hingga level desa, program ini menjangkau masyarakat dari pusat kota hingga pelosok.


    Terciptanya lingkungan kerja yang bersih bukan hanya memperindah area pelayanan, tetapi juga mempengaruhi psikologis pasien. Ruang yang bersih dianggap meningkatkan rasa aman, menurunkan tingkat stres pengunjung, dan menciptakan citra pelayanan kesehatan yang lebih humanis.


    Dalam jangka panjang, aksi sederhana seperti pemilahan sampah, composting, dan pengelolaan limbah B3 menjadi bagian dari investasi besar untuk kesehatan masyarakat Sidrap.


    5 FAKTA MENARIK GERAKAN “SIDRAP BERSIH SIDRAP SEHAT”

    1. Melibatkan seluruh lini sektor kesehatan, dari Dinkes hingga Poskesdes, menjadikannya aksi lingkungan terluas di Sidrap.

    2. Berjalan setiap hari, bukan hanya pada kegiatan seremonial atau momentum khusus.

    3. Memadukan manajemen limbah modern dan kearifan lokal, salah satunya melalui composting sederhana.

    4. Berorientasi pada budaya kerja, bukan sekadar kebijakan teknis administratif.

    5. Kontribusi langsung pada program Pemda, sebagai bentuk sinergi kesehatan dan lingkungan secara simultan.


    Lingkungan bersih bukan hanya tentang apa yang kita buang, tetapi tentang bagaimana kita menjaga, merawat, dan memberi contoh. Gerakan “Sidrap Bersih Sidrap Sehat” adalah bukti bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Dengan semangat kolaborasi dan disiplin, Sidrap tidak hanya membangun fasilitas kesehatan yang bersih—tetapi juga membentuk peradaban sehat bagi generasi yang akan datang.

    Komentar

    Tampilkan