![]() |
Angin Kencang Terjang Sidrap! Enam Rumah Rusak, Warga Selamat |
NARASIRAKYAT, Sidenreng Rappang, 23 Februari 2026 – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 12.20 WITA. Peristiwa ini mengakibatkan enam unit rumah mengalami kerusakan ringan di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan laporan resmi dari BPBD Sidrap, kejadian tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda beberapa titik wilayah Sidrap pada siang hari.
Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Patriadi, memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sejumlah keluarga terdampak mengalami kerusakan pada bagian atap dan struktur ringan rumah mereka.
Sekitar pukul 12.20 WITA, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Sidrap. Dalam waktu bersamaan, angin kencang menerpa permukiman warga. Beberapa atap rumah terangkat dan mengalami kerusakan ringan.
Tim BPBD Sidrap segera melakukan pendataan dan asesmen lapangan sebagai bagian dari prosedur tanggap darurat. Respons cepat ini merupakan bagian dari pengalaman BPBD dalam menangani bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat peralihan musim.
Data Korban Terdampak
Kelurahan Pangkajene, Kec. Maritengngae
KK Mansur (L)
Istri: Sitti Mardianti (P)
Anak: Muhammad Syahrizal (L), Muhammad Uwais (L)
Desa Sereang, Kec. Maritengngae
KK Bahar (68)
Istri: Nurhayati (67)
Anak: Sri Ramadani Bahar (31)
Desa Kanie, Kec. Maritengngae
KK Khaerudin (54)
Istri: Nurjannah (42)
Anak: Huwrun Lyn Khaerudin (19), Boqiyanaogi Robyah (18), Moh. Adil Murabbi (12)
Desa Sipodeceng, Kec. Baranti
KK Syamsuddin (54)
Istri: Hasnah (52)
Anak: Hasruddin (24), Hasyuddin (21), Padli Pratama (17), Nur Fadillah Mutmainna (13)
Desa Bolabulu, Kec. Pitu Riase
KK Lamanna (77)
Anak: Niara (54)
KK Miswati (P)
Total rumah terdampak: 6 unit (rusak ringan)
Korban jiwa: Nihil
Sebagai lembaga resmi penanggulangan bencana daerah, BPBD Sidrap menjalankan asesmen berdasarkan standar operasional penanganan daruratr. Data yang dihimpun diverifikasi langsung oleh petugas di lapangan untuk memastikan keakuratan informasi.
Koordinasi lintas sektor juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi, termasuk langkah antisipasi jika terjadi cuaca ekstrem susulan.
Lima Fakta Penting Kejadian Ini
Terjadi pukul 12.20 WITA saat aktivitas masyarakat sedang berlangsung.
Enam unit rumah mengalami kerusakan ringan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Dampak tersebar di tiga kecamatan: Maritengngae, Baranti, dan Pitu Riase.
Respons cepat BPBD dilakukan segera setelah laporan diterima.
BPBD Sidrap kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk:
Memastikan atap rumah terpasang kuat
Menghindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang
Segera melapor jika terjadi kondisi darurat
Langkah kesiapsiagaan adalah bentuk perlindungan dini terhadap risiko bencana.
Bencana datang tanpa tanda pasti, namun kesiapan dapat menjadi perisai terbaik. Di balik angin kencang yang menerpa, ada solidaritas dan kepedulian yang menguatkan.
Sidrap kembali membuktikan bahwa kewaspadaan dan kerja cepat mampu meminimalkan dampak yang lebih besar.







.jpeg)











