![]() |
| Cuaca Ekstrem Mengintai, Pemkab Sidrap Keluarkan Himbauan Resmi Siaga Bencana |
NARASIRAKYAT – Melalui BPBD Sidrap, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Kondisi ini dapat memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan bangunan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sidrap, Patriadi, menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh hujan deras dan angin kencang. Siaga bencana adalah tanggung jawab bersama. Pencegahan dan mitigasi sederhana dapat menyelamatkan banyak nyawa,” tegasnya.
Sebagai lembaga teknis penanggulangan bencana daerah, BPBD Sidrap memiliki pengalaman dalam menangani berbagai kejadian hidrometeorologi yang kerap terjadi saat musim penghujan. Data dan evaluasi lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar dampak bencana dapat diminimalkan melalui langkah antisipatif sejak dini.
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan:
Banjir dan banjir bandang
Tanah longsor
Angin kencang
Pohon tumbang
Kerusakan bangunan rapuh
BPBD Sidrap menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Untuk mengurangi risiko bencana, masyarakat diimbau melakukan langkah-langkah berikut:
✅ Membersihkan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan
✅ Melakukan penghijauan di lingkungan sekitar
✅ Menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh saat hujan deras dan angin kencang
✅ Memantau informasi resmi dari BMKG
✅ Segera melapor kepada BPBD apabila terjadi keadaan darurat
Kontak Darurat BPBD Sidrap:
081342789410
087848987979
Lima Fakta Penting yang Perlu Diketahui
BMKG memprediksi hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sidrap.
Sebagian besar bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan melalui mitigasi sederhana.
Drainase tersumbat menjadi salah satu penyebab utama banjir lokal.
Pohon tumbang sering terjadi saat angin kencang disertai tanah jenuh air.
Koordinasi cepat antara warga dan BPBD mempercepat penanganan darurat.
Melalui BPBD Sidrap, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapsiagaan optimal. Edukasi kebencanaan juga terus digalakkan sebagai bagian dari penguatan budaya sadar bencana di masyarakat.
Langkah ini menjadi wujud tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.







.jpeg)











